JABARONLINE.COM - Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan bergerak aktif memastikan kesiapan sarana dan prasarana menjelang periode Lebaran tahun 2026. Fokus utama saat ini adalah menjamin kelancaran mobilitas jutaan masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik dan arus balik.
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), sebagai Menteri Koordinator, secara langsung memberikan pernyataan mengenai progres kesiapan infrastruktur di berbagai wilayah strategis. Langkah antisipatif ini diambil mengingat tingginya volume kendaraan yang diprediksi akan terjadi pada momen hari raya tersebut.
Kesiapan ini mencakup berbagai sektor vital, mulai dari jalan tol, pelabuhan, bandara, hingga layanan transportasi publik lainnya yang menjadi urat nadi pergerakan nasional. Koordinasi antar kementerian dan lembaga terkait terus ditingkatkan untuk meminimalisir potensi hambatan.
Pernyataan resmi disampaikan dari Jakarta, menegaskan bahwa segala aspek teknis dan operasional telah diperiksa secara menyeluruh. Hal ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh pemudik yang akan melintasi berbagai jalur di Indonesia.
Mengenai hal tersebut, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), memastikan kesiapan infrastruktur nasional untuk menghadapi arus mudik dan arus balik Lebaran 2026.
Kutipan langsung dari Menko AHY menegaskan bahwa periode krusial ini menjadi prioritas utama dalam agenda kerjanya. "Infrastruktur yang digunakan selama arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini memang menjadi perhatian kami," kata Agus dilansir dari Antara, Jumat (13/3/2026).
Pernyataan yang disampaikan pada Jumat, 13 Maret 2026 ini menjadi penanda bahwa evaluasi terhadap kondisi jalan dan fasilitas pendukung telah memasuki tahap akhir. Pemerintah optimis mampu mengelola dinamika pergerakan masyarakat yang masif tersebut.
Dengan adanya jaminan kesiapan ini, diharapkan masyarakat dapat merencanakan perjalanan mudik mereka dengan lebih baik dan tenang. Fokus pada infrastruktur ini merupakan bagian integral dari upaya pemerintah menjaga stabilitas mobilitas nasional pasca-pandemi.
