JABARONLINE.COM – Modus lama dengan wajah baru kembali meresahkan warga. Sejumlah oknum yang mengatasnamakan Aparat Penegak Hukum (APH) dan media diduga melakukan pemerasan secara terorganisir di wilayah Kabupaten Bogor.
Aksi ini nyaris memakan korban, sebelum akhirnya terbongkar oleh kecurigaan warga. Salah satu korban, Nino, warga Kecamatan Sukajaya, mengungkapkan dirinya hampir diperas oleh sekelompok orang yang mengaku berasal dari Polres dan Polda.
Gelagat mencurigakan para oknum tersebut memicu kewaspadaan warga sekitar hingga rencana pemerasan gagal. Peristiwa itu bahkan sempat menjadi perbincangan hangat warga setempat.
Tak berhenti di situ, korban lain muncul dari Kecamatan Nanggung. Seorang warga berinisial Y, yang ditemui pewarta di Mapolsek Cigudeg, mengaku didatangi sekelompok orang dalam jumlah besar.
Tanggal 30 mereka datang bergerombol, sekitar 10 orang, dua di antaranya perempuan. Awalnya mereka minta Rp150 juta karena katanya kasusnya berat," ujar Y, Minggu (04/01/2026).
Y menambahkan, tekanan yang diberikan membuatnya terpaksa menyerahkan uang. "Uang yang dikasih baru Rp7 juta, sebagian tunai dan transfer Rp2 juta," tegasnya.
.png)
.png)
.png)
