JABARONLINE.COM, Yogyakarta – Kolaborasi lintas komunitas bertajuk Kolaborasi Integritas Solidaritas Strokers (KISS) terus digaungkan melalui rangkaian roadshow yang dipelopori oleh Gema Sasmita, Pembina KRESHNA Foundation sekaligus Komisaris PT Tele Sehat Indonesia. 

Kegiatan ini berlangsung bersamaan dengan agenda Rotary Club Distrik Tugu Jogja dan RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta.

Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan komunitas KRESHNA dari berbagai wilayah seperti Surabaya, Solo, Semarang, serta tim KRESHNA Medika Yogyakarta. Kolaborasi ini menjadi ruang konsolidasi sekaligus penguatan solidaritas bagi para penyintas stroke (strokers) di Indonesia.

Dalam momentum mudik Lebaran, Ketua Harian KRESHNA Foundation, Suhadi, menegaskan pentingnya pemahaman terhadap Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas. 

Ia menyebutkan bahwa penyintas stroke termasuk dalam kategori disabilitas fisik yang memiliki hak atas kesetaraan, perlindungan, serta akses terhadap fasilitas umum dan ruang publik.

“Negara sudah memberikan payung hukum yang jelas. Tinggal bagaimana kita bersama-sama mengedukasi masyarakat agar semakin inklusif,” ujarnya.

Pengalaman positif dirasakan oleh Suaka Wiwaha, sahabat strokers asal Bogor, yang melakukan perjalanan mudik dengan mengenakan atribut disabilitas pasca-stroke. Selama perjalanan hingga tiba di Bandung, ia mengaku mendapatkan respons hangat dan dukungan dari masyarakat di berbagai fasilitas publik.

Hal serupa juga dialami Sunyoto, Duta Komunitas Stroke Survivor Community (SSC) dari Solo yang mudik ke Blitar. Ia tetap menjaga kebugaran dengan rutin melakukan latihan fungsi gerak di ruang publik selama perjalanan.

Selain itu, penyintas stroke yang telah mengantongi surat keterangan disabilitas dari fasilitas kesehatan kini dapat menikmati berbagai kemudahan, termasuk potongan harga tiket kereta api jarak jauh dari PT Kereta Api Indonesia hingga 20 persen dengan masa berlaku panjang.