JABARONLINE.COM - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mengumumkan rencana besar untuk mengubah skema pergerakan penumpang di Stasiun Bandung. Langkah strategis ini diambil guna mempermudah konektivitas bagi para pengguna setia layanan kereta cepat Whoosh. Transformasi tersebut diprediksi akan mengubah kebiasaan transit masyarakat yang selama ini menggunakan moda pengumpan di jantung Kota Kembang.
Mulai Maret 2026, seluruh aktivitas penumpang kereta pengumpan atau feeder akan dialihkan ke satu titik sentral yang lebih terpadu. Lokasi yang dipilih sebagai pusat operasional baru ini adalah Hall Feeder Barat yang berada di area stasiun tersebut. Kebijakan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus meningkatkan efisiensi layanan transportasi yang terintegrasi secara maksimal.
Seiring dengan pemusatan layanan tersebut, akses melalui Hall Feeder Timur dan Hall Feeder Selatan akan ditutup secara permanen bagi publik. Penumpang tidak lagi bisa masuk atau keluar melalui kedua gerbang tersebut khusus untuk menuju layanan feeder Whoosh. Penutupan ini dilakukan agar arus pergerakan massa menjadi lebih teratur dan berada dalam satu titik kendali yang efisien.
Informasi resmi mengenai perubahan alur ini telah dibagikan oleh manajemen melalui akun media sosial Instagram @keretacepat_id. KCIC menegaskan bahwa penyatuan alur ini bertujuan untuk menciptakan sistem transit yang lebih mumpuni bagi seluruh pelanggan. Hal ini diharapkan dapat meminimalisir kebingungan penumpang saat melakukan perpindahan moda transportasi di kawasan Stasiun Bandung.
Hall Feeder Barat yang menjadi lokasi baru kini dirancang dengan berbagai fasilitas penunjang yang jauh lebih modern serta fungsional. Area tersebut diklaim memiliki kapasitas ruang tunggu yang jauh lebih luas untuk menampung lonjakan penumpang di masa depan. Penambahan jumlah tempat duduk juga menjadi prioritas utama guna menjamin kenyamanan pengguna jasa selama menunggu jadwal keberangkatan.
Selain aspek fungsional, desain interior di lokasi baru tersebut juga mendapatkan sentuhan estetika yang lebih segar dan elegan. Suasana modern yang diusung diharapkan mampu memberikan pengalaman transit yang jauh lebih berkualitas bagi masyarakat. KCIC berupaya menyelaraskan standar pelayanan di stasiun feeder agar setara dengan kemewahan layanan utama kereta cepat Whoosh.
Perubahan besar ini menandai babak baru dalam integrasi transportasi publik di wilayah Jawa Barat, khususnya di Kota Bandung. Masyarakat diimbau untuk mulai mencermati perubahan rute ini sebelum implementasi penuh diberlakukan pada tahun 2026 mendatang. Dengan perencanaan yang matang, diharapkan layanan Whoosh semakin menjadi pilihan utama mobilitas antar kota yang cepat dan efisien.
Sumber: Bisnismarket
