JABARONLINE.COM - Suara ledakan kembang api dan petasan seringkali menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan hari besar di Indonesia, namun di balik kemeriahan itu, tersimpan potensi bahaya yang mematikan.
Di Jawa Barat, khususnya menjelang momen seperti malam takbiran, frekuensi insiden yang melibatkan petasan meningkat drastis, menimbulkan keresahan publik.
Dalam beberapa tahun belakangan, catatan kepolisian menunjukkan adanya kasus-kasus serius di mana ledakan petasan tidak hanya melukai, tetapi juga berdampak pada kerusakan infrastruktur fisik.
Fenomena ini menunjukkan bahwa pengendalian penggunaan bahan peledak kecil tersebut masih menjadi pekerjaan rumah serius bagi aparat dan masyarakat setempat.
Beberapa insiden yang terjadi menunjukkan skala kerusakan yang cukup masif, mulai dari cedera fisik permanen hingga hilangnya tempat tinggal.
"Ledakan petasan kerap menimbulkan korban dan kerusakan, terutama menjelang perayaan tertentu seperti malam takbiran," demikian disampaikan oleh seorang petugas keamanan setempat.
Catatan kejadian di masa lalu menunjukkan bahwa dampak ledakan tersebut bahkan mampu merusak struktur bangunan rumah penduduk yang berada di dekat titik ledakan.
"Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah kasus ledakan petasan di Jawa Barat bahkan menyebabkan rumah rusak hingga korban luka," tegasnya saat memberikan keterangan pers.
Insiden-insiden ini menjadi pengingat keras akan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi penggunaan bahan peledak, sekecil apapun ukurannya.
