JABARONLINE.COM - Pergerakan harga logam mulia kembali mencatatkan kabar positif bagi para investor dan kolektor. Secara spesifik, harga perak murni yang diproduksi oleh PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada perdagangan hari Sabtu, 7 Maret 2026.

Kenaikan harga ini menegaskan tren penguatan yang telah terlihat dalam beberapa hari perdagangan sebelumnya. Investor perlu mencermati pergerakan ini sebagai indikasi potensi keuntungan jangka pendek maupun panjang.

Berdasarkan data resmi yang dirilis melalui laman resmi Logam Mulia, tercatat adanya penambahan nilai yang cukup substansial pada komoditas perak hari ini. Nilai tersebut melampaui penutupan perdagangan di hari sebelumnya.

Rincian data menunjukkan bahwa harga perak Antam hari ini terkerek naik sebesar Rp 750 per gram. Kenaikan ini mendorong harga jual mencapai level fantastis di angka Rp 53.100 per gram.

Kenaikan hari ini merupakan kelanjutan alami dari momentum positif yang sudah dibangun sejak hari Jumat. Tren penguatan ini memberikan sinyal optimisme di pasar logam mulia nasional.

Sebagai catatan historis singkat, pada hari Jumat sebelumnya, yakni 6 Maret 2026, harga perak Antam juga sempat mengalami peningkatan yang cukup lumayan. Peningkatan tersebut berada di angka Rp 550 per gram.

Penutupan perdagangan Jumat (6/3/2026) menempatkan harga perak pada posisi penutupan di Rp 52.350 per gram sebelum akhirnya terkoreksi naik hari ini. Ini menunjukkan konsistensi permintaan pasar.

Pergerakan harga ini perlu dicermati lebih lanjut oleh para pelaku pasar yang ingin memanfaatkan momentum kenaikan harga logam mulia. Informasi ini diperoleh langsung dari sumber resmi Antam.

"Berdasarkan data dari laman resmi Logam Mulia, harga perak Antam tercatat naik Rp 750 menjadi Rp 53.100 per gram," demikian informasi yang tertera mengenai penyesuaian harga per Sabtu (7/3/2026), dilansir dari Beritasatu.com.