JABARONLINE.COM - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) baru-baru ini menyelenggarakan sebuah acara buka puasa bersama yang memiliki makna mendalam bagi para pelaku usaha ultra mikro. Kegiatan yang diadakan di Menara PNM, Jakarta, pada hari Rabu (11/3/2026) ini bertujuan lebih dari sekadar silaturahmi biasa.
Acara tersebut menjadi wadah inspiratif di mana para perempuan tangguh dari program PNM Mekaar mendapatkan sorotan utama. Mereka berbagi pengalaman otentik mengenai perubahan signifikan yang terjadi dalam kehidupan mereka.
Inti dari pertemuan tersebut adalah sesi talkshow inspiratif yang diangkat dengan tema "Lentera Perempuan Berdaya: Ketika Usaha Kecil Menjadi Cahaya Besar". Tema ini menekankan peran vital usaha mikro dalam menerangi perekonomian keluarga.
Dua perwakilan nasabah unggulan dihadirkan sebagai pembicara utama dalam sesi tersebut. Mereka adalah ketua kelompok PNM Mekaar yang berasal dari wilayah geografis berbeda di Indonesia.
Kedua pembicara tersebut adalah Tati Mulyani, yang mewakili kiprah sukses dari Sumedang, serta Sri Wahyuningsih yang datang dari Lampung. Kehadiran mereka menegaskan jangkauan program PNM di berbagai daerah.
Para nasabah ini membagikan secara terbuka perjuangan berat yang telah mereka lalui sebelumnya dalam menghadapi berbagai keterbatasan ekonomi. Kisah mereka menjadi bukti nyata efektivitas pendampingan PNM.
Salah satu fokus utama dalam diskusi adalah bagaimana modal usaha ultra mikro dapat menjadi titik balik bagi nasabah. Hal ini memungkinkan mereka untuk mengembangkan potensi bisnis dari skala sangat kecil.
Dilansir dari Beritasatu.com, acara ini menegaskan komitmen PNM dalam memberdayakan perempuan sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan. Momen iftar bersama ini memperkuat sinergi antara PNM dan media massa.
"Acara ini bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan panggung bagi para perempuan tangguh untuk membagikan kisah transformasi hidup mereka," demikian disampaikan oleh perwakilan manajemen PNM dalam pembukaan acara tersebut.
