JABARONLINE.COM – Pemandangan memprihatinkan terlihat di sepanjang jalur Sungai Cimanuk Dayung, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Meski lokasinya berada sangat dekat dengan jantung kota, aliran sungai tersebut kini tertutup rapat oleh hamparan tanaman eceng gondok yang tumbuh liar.
Kondisi ini memicu kritik pedas dari masyarakat. Pasalnya, keberadaan gulma air tersebut dinilai sangat mengganggu kelancaran aliran air, terlebih saat memasuki musim penghujan seperti sekarang. Warga khawatir penumpukan eceng gondok yang tak terkendali ini akan menjadi pemicu banjir di wilayah sekitar.
Pemangku Jabatan Dinilai Tutup Mata
Munculnya fenomena ini menjadi polemik di tengah masyarakat. Banyak pihak menilai Pemerintah Daerah (Pemda) Indramayu seolah tidak peka atau bahkan "pura-pura tidak tahu" terhadap kondisi sungai yang berada di wilayah kekuasaannya.
"Saya sebagai masyarakat yang kebetulan lewat merasa pilu melihatnya. Hal seperti ini jangan diabaikan karena dampaknya bisa banjir," ujar Tarsan, salah satu warga yang melintas di lokasi Sungai Cimanuk Dayung.
Tarsan menyayangkan sikap para pemangku jabatan yang terkesan tidak malu membiarkan wajah kota terlihat kumuh dengan tanaman liar yang menyumbat sungai. Ia berharap segera ada tindakan nyata sebelum bencana banjir benar-benar melanda.
Belum Ada Respon Resmi
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Indramayu maupun dinas terkait mengenai langkah pembersihan atau normalisasi di jalur Sungai Cimanuk Dayung tersebut. Ketidakpastian ini semakin menambah kekecewaan warga yang mendambakan gerak cepat dari para pelayan publik.***
.png)
.png)
