JABARONLINE.COM - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah secara resmi telah mengumumkan penetapan hari raya Idul Fitri tahun ini jatuh pada hari Jumat, 20 Maret 2026. Pengumuman ini disambut oleh jutaan umat Islam yang mengikuti kalender perhitungan organisasi besar tersebut.

Keputusan ini menandai dimulainya perayaan hari kemenangan bagi seluruh komunitas yang berpegang pada ketetapan Muhammadiyah. Momen ini selalu dinantikan sebagai penutup rangkaian ibadah puasa Ramadan.

Sejalan dengan penetapan tanggal tersebut, PP Muhammadiyah segera menyelenggarakan kegiatan salat Idul Fitri secara berjamaah pada pagi harinya. Kegiatan ini menjadi sorotan utama di pusat kegiatan organisasi tersebut.

Pelaksanaan ibadah massal ini menarik perhatian publik secara luas karena tingginya antusiasme masyarakat yang hadir memadati lokasi. Banyak warga yang datang berbondong-bondong untuk melaksanakan salat bersama.

Fenomena ini mengubah wajah area Kantor Pimpinan Pusat Muhammadiyah menjadi lautan jamaah yang khusyuk menjalankan ibadah. Jalanan di sekitar lokasi bahkan turut dimanfaatkan sebagai perluasan area salat.

Dilansir dari BISNISMARKET.COM, penetapan tanggal tersebut secara resmi menjadi penanda dimulainya hari kemenangan bagi umat Islam yang mengikuti penetapan organisasi besar tersebut. Hal ini memberikan kepastian waktu bagi para pelaksana ibadah.

Antusiasme warga yang tinggi terlihat jelas saat mereka berdatangan sejak dini hari untuk mendapatkan posisi terbaik dalam barisan salat. Energi kebersamaan terasa sangat kuat dalam suasana pagi itu.

"Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah resmi menetapkan bahwa perayaan Idul Fitri tahun ini jatuh pada hari Jumat, tanggal 20 Maret 2026," demikian pernyataan yang disampaikan mengenai penetapan hari raya tersebut.

Lebih lanjut, pelaksanaan ibadah ini menarik perhatian lantaran tingginya antusiasme masyarakat yang hadir di lokasi, menunjukkan semangat keagamaan yang tinggi di kalangan jamaah, sebagaimana dikutip dari sumber berita.