JABARONLINE.COM - Pasar logam mulia kembali mencatatkan pergerakan positif untuk komoditas perak pada hari Selasa, 10 Maret 2026. Penguatan harga ini memberikan nafas lega bagi para investor setelah terjadi dinamika pasar sebelumnya.
Pergerakan harga perak murni yang diproduksi oleh PT Aneka Tambang Tbk (Antam) terpantau mengalami tren kenaikan yang cukup signifikan pada hari tersebut. Hal ini menandakan adanya perubahan sentimen pasar yang cukup kuat.
Kenaikan yang terjadi pada hari Selasa ini merupakan respons langsung terhadap periode yang cukup fluktuatif dalam beberapa hari perdagangan sebelumnya. Volatilitas tersebut sempat membuat harga perak bergerak naik turun secara tidak menentu.
Berdasarkan data resmi yang dipublikasikan melalui laman resmi Logam Mulia, tercatat adanya peningkatan substansial dalam patokan harga per gramnya. Kenaikan ini menjadi sorotan utama dalam penutupan perdagangan hari itu.
Secara spesifik, harga perak Antam mengalami apresiasi sebesar Rp 2.200 per gram dibandingkan dengan penutupan sebelumnya. Angka ini menempatkan harga jual akhir pada level Rp 54.700 per gram.
Pergerakan harga yang tercatat pada hari Selasa, 10 Maret 2026, ini mengindikasikan bahwa permintaan terhadap logam mulia perak mulai pulih. Para analis tengah mencermati apakah tren penguatan ini akan berlanjut di sesi berikutnya.
Informasi mengenai lonjakan harga ini diperoleh dari pemantauan data resmi yang dikeluarkan oleh pihak produsen. Dilansir dari laman resmi Logam Mulia, kenaikan tersebut terkonfirmasi secara akurat.
"Harga perak Antam naik Rp 2.200 sehingga berada di level Rp 54.700 per gram," demikian tercatat dalam laporan pergerakan harga harian, menggarisbawahi apresiasi nilai jual logam tersebut dilansir dari laman resmi Logam Mulia.
Kondisi pasar yang dinamis ini menuntut para pelaku pasar untuk terus memantau perkembangan global dan domestik. Kenaikan pada hari ini memberikan gambaran optimisme sesaat setelah periode ketidakpastian harga.
