JABARONLINE.COM - Pasar logam mulia menunjukkan dinamika pergerakan harga yang cukup signifikan pada hari Sabtu, 14 Maret 2026. Salah satu komoditas yang terdampak adalah perak yang diproduksi oleh PT Aneka Tambang Tbk (Antam).
Pergerakan harga perak Antam hari ini dilaporkan mengalami tren penurunan yang cukup mencolok. Penurunan ini disebut-sebut mengikuti tren umum yang sedang terjadi pada harga emas di pasar internasional maupun domestik.
Secara spesifik, terjadi koreksi harga yang cukup dalam pada logam mulia perak tersebut. Tercatat penurunan sebesar Rp 2.300 per gram dari posisi penutupan sebelumnya pada hari perdagangan sebelumnya.
Informasi ini memberikan gambaran bahwa harga perak Antam kini berada di level Rp 50.850 per gram. Angka ini merupakan harga jual terbaru yang berlaku mulai hari ini, Sabtu (14/3/2026).
Posisi harga sebelumnya yang menjadi titik patokan koreksi adalah Rp 53.150 per gram. Perbedaan antara harga penutupan kemarin dan harga hari ini menunjukkan seberapa signifikan tekanan jual yang terjadi di pasar.
Pergerakan harga logam mulia seringkali menjadi indikator penting bagi investor dan pelaku pasar komoditas. Penurunan harga perak ini mengindikasikan adanya sentimen pasar tertentu yang mempengaruhi valuasi logam tersebut.
Dilansir dari Beritasatu.com, penurunan harga perak Antam pada hari ini merupakan cerminan dari dinamika pasar logam mulia secara keseluruhan. Tren ini perlu diwaspadai oleh para pemegang aset perak.
"Harga perak PT Aneka Tambang Tbk (Antam) merosot pada perdagangan hari ini, Sabtu (14/3/2026), mengikuti pergerakan harga emas," demikian pernyataan mengenai kondisi pasar hari ini.
Lebih lanjut, detail mengenai koreksi harga disampaikan melalui sumber informasi tersebut. "Logam mulia ini turun cukup tinggi hingga Rp 2.300 per gram ke level Rp 50.850 per gram dari sebelumnya Rp 53.150 per gram," sebut sumber tersebut.
