JABARONLINE.COM - Momen Hari Raya Idulfitri tahun 2026 diprediksi akan menjadi titik balik signifikan dalam sejarah perjalanan mudik di Indonesia. Tren elektrifikasi transportasi menunjukkan peningkatan pesat, yang terlihat dari prediksi volume kendaraan listrik yang akan berpartisipasi.

Diperkirakan, jumlah mobil listrik yang akan melakukan perjalanan pulang kampung pada periode Lebaran 2026 tersebut mencapai angka fantastis, yakni sekitar 23.000 unit. Angka ini menegaskan adopsi kendaraan ramah lingkungan yang semakin meluas di kalangan masyarakat.

Menanggapi proyeksi peningkatan mobilitas kendaraan listrik ini, PT PLN (Persero) telah mengambil langkah antisipatif yang terukur. Fokus utama perseroan adalah memastikan infrastruktur pengisian daya mampu mengakomodasi kebutuhan energi para pemudik.

PLN telah merencanakan pengerahan sumber daya infrastruktur yang sangat besar untuk mendukung kelancaran arus mudik yang diproyeksikan tinggi ini. Kesiapan ini merupakan prioritas utama dalam menghadapi lonjakan permintaan layanan pengisian daya.

Secara komprehensif, PLN telah menyiapkan jaringan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang masif untuk kebutuhan energi mobil listrik selama periode puncak perjalanan tersebut. Ini menunjukkan komitmen PLN terhadap layanan publik.

Total kesiapan infrastruktur pengisian daya ini mencakup jaringan yang membentang luas, mencakup tiga pulau utama di Indonesia yang menjadi koridor utama arus mudik. Ketiga pulau tersebut adalah Jawa, Bali, dan Sumatera.

Secara spesifik, PLN telah menerjunkan sebanyak 4.769 unit SPKLU yang akan ditempatkan secara strategis di jalur-jalur utama yang ramai dilalui pemudik. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir potensi antrean pengisian daya.

"Secara total, PLN telah menyiapkan infrastruktur pengisian daya yang masif untuk melayani kebutuhan energi mobil listrik selama periode puncak perjalanan tersebut," demikian pernyataan yang disampaikan pihak PLN, dilansir dari BISNISMARKET.COM.

Persiapan infrastruktur yang terintegrasi ini dirancang untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna mobil listrik yang melakukan perjalanan jarak jauh saat Lebaran 2026. Kesiapan ini mencerminkan keseriusan PLN dalam mendukung ekosistem EV nasional.