JABARONLINE.COM - Permasalahan yang sempat menghebohkan media sosial antara pemilik Restoran Bibi Kelinci, Nabilah O’Brien, dengan pasangan Zhendy Kusuma dan Evi Santi kini memasuki fase perkembangan baru. Perhatian publik kembali tertuju pada kasus ini setelah munculnya pernyataan resmi mengenai penyelesaian finansial.

Pihak yang bersengketa, Zhendy Kusuma dan Evi Santi, mengklaim bahwa mereka telah menuntaskan seluruh kewajiban pembayaran ganti rugi kepada pihak restoran tersebut. Informasi ini disampaikan melalui sebuah dokumen resmi yang mereka sebarkan.

Klaim pelunasan ini secara spesifik diumumkan melalui surat klarifikasi dan tuntutan yang dikeluarkan oleh pasangan tersebut pada hari Sabtu, 7 Maret 2026. Tanggal ini menjadi penanda baru dalam perkembangan kasus ini.

Dilansir dari berbagai laporan, pasangan tersebut menegaskan bahwa mereka telah melakukan proses pembayaran sebanyak dua kali. Pembayaran ini dimaksudkan sebagai kompensasi penuh atas insiden yang sempat terjadi di kawasan Restoran Bibi Kelinci di Jakarta Selatan.

"Kami telah melakukan pembayaran sebanyak dua kali sebagai bentuk ganti rugi atas insiden yang terjadi di Restoran Bibi Kelinci, Jakarta Selatan," demikian pernyataan yang disampaikan oleh Zhendy Kusuma dan Evi Santi.

Sementara itu, pihak pemilik restoran, Nabilah O’Brien, disebut-sebut dalam dokumen tersebut menyatakan bahwa dirinya tidak mengetahui atau mengaku tidak menerima informasi mengenai pembayaran yang diklaim telah dilakukan. Pernyataan ini menambah kerumitan pada penyelesaian polemik tersebut.

Klaim pembayaran yang sudah tuntas ini diharapkan dapat menjadi titik terang dalam penyelesaian perselisihan yang telah menarik perhatian luas dari warganet dan media massa. Perkembangan selanjutnya akan bergantung pada verifikasi klaim pembayaran tersebut.

Kasus ini menunjukkan bagaimana perselisihan antar konsumen dan penyedia jasa dapat dengan cepat menjadi isu publik saat memasuki ranah digital dan memerlukan penyelesaian yang transparan dari semua pihak terkait.

Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber Referensi: Bisnismarket. Kami menggunakan teknologi AI untuk menyajikan informasi ini kembali.