JABARONLINE.COM - Kepolisian Resor (Polres) Subang mengambil langkah tegas dalam upaya menjaga ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri tahun 2026. Tindakan ini merupakan persiapan konkret menjelang digelarnya Operasi Ketupat Lodaya 2026 yang akan datang.

Sebagai wujud komitmen tersebut, jajaran Polres Subang menggelar acara pemusnahan massal terhadap barang bukti yang berhasil diamankan. Pemusnahan ini mencakup ribuan botol minuman keras (miras) serta berbagai jenis knalpot bising yang melanggar aturan.

Kegiatan pemusnahan barang bukti hasil operasi rutin periode Januari hingga Maret 2026 ini dilaksanakan secara terbuka di halaman Markas Polres Subang. Acara ini berlangsung pada hari Rabu, tanggal 11 Maret 2026, sebagai penanda kesiapan keamanan.

Pemusnahan massal ini dipimpin langsung oleh pejabat utama Polres Subang, menunjukkan prioritas kepolisian dalam menekan potensi gangguan keamanan selama masa krusial tersebut. Barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil penindakan intensif selama tiga bulan pertama tahun 2026.

"Kami menunjukkan keseriusan dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif menjelang bulan suci Ramadan dan Idulfitri," demikian disampaikan dalam acara tersebut. Langkah ini diharapkan dapat memberikan efek jera bagi pelanggar aturan di wilayah hukum Subang.

Dalam kesempatan tersebut, kepolisian juga menyoroti pentingnya peran masyarakat dalam menjaga ketertiban selama bulan Ramadan. Penindakan terhadap peredaran miras dan penggunaan knalpot bising menjadi fokus utama untuk mengurangi potensi konflik dan kebisingan.

"Kami mengharapkan masyarakat turut berpartisipasi aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing selama bulan puasa dan Lebaran," ujar salah satu perwakilan Polres Subang. Hal ini menekankan sinergi antara aparat dan warga.

Pemusnahan barang bukti ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan pre-emptive menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026. Kepolisian ingin memastikan bahwa perayaan hari besar keagamaan berjalan aman, tertib, dan lancar bagi seluruh warga Subang.

"Semua barang bukti yang dimusnahkan ini adalah hasil kerja keras anggota di lapangan yang telah melaksanakan operasi rutin secara intensif," kata perwakilan Polres Subang. Tindakan ini menegaskan bahwa penegakan hukum terus berjalan tanpa henti.