Mengenal Allah Swt atau yang sering disebut dengan Ma rifatullah merupakan fondasi utama dalam bangunan keimanan seorang Muslim. Tanpa pengenalan yang benar terhadap Sang Pencipta, seluruh amal ibadah kehilangan pijakan teologisnya. Dalam tradisi keilmuan Islam, khususnya dalam madzhab Asy ariyah dan Maturidiyah, para ulama telah merumuskan sifat-sifat wajib bagi Allah sebagai sarana sistematis untuk memahami keagungan-Nya. Sifat-sifat ini bukanlah tambahan atas zat-Nya dalam arti fisik, melainkan atribut yang secara aksiomatik harus ada pada zat yang bersifat Wajib al-Wujud. Kajian ini akan membedah dimensi-dimensi sifat tersebut dengan pendekatan teks klasik dan rasionalitas yang mendalam.

TEKS ARAB BLOK 1

قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ . اللَّهُ الصَّمَدُ . لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ . وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ . وَالْوُجُودُ هُوَ الصِّفَةُ النَّفْسِيَّةُ الَّتِي لَا يَتَصَوَّرُ الْعَقْلُ عَدَمَهَا لِذَاتِ اللَّهِ تَعَالَى . فَهُوَ سُبْحَانَهُ مَوْجُودٌ بِذَاتِهِ لَا بِمُوجِدٍ أَوْجَدَهُ وَلَا بِعِلَّةٍ أَحْدَثَتْهُ بَلْ وُجُودُهُ وَاجِبٌ عَقْلًا وَنَقْلًا

Sumber: Muslimchannel