JABARONLINE.COM - Momen kepulangan masyarakat ke ibu kota setelah merayakan libur panjang Idul Fitri 2026 kembali mencatatkan volume kendaraan yang sangat masif. Pergerakan kendaraan terpantau padat di berbagai titik akses utama menuju pusat aktivitas ekonomi dan pemerintahan.

Gelombang arus balik tahun ini menunjukkan intensitas yang sangat tinggi dibandingkan hari-hari sebelumnya. Kondisi tersebut menandai berakhirnya masa libur lebaran bagi jutaan warga yang telah melakukan perjalanan ke kampung halaman.

Dilansir dari BISNISMARKET.COM, pergerakan kendaraan yang mengarah kembali ke Jakarta tersebut terpantau mengalami lonjakan yang cukup signifikan. Pihak berwenang pun telah melakukan berbagai langkah antisipasi untuk menjaga kelancaran lalu lintas.

Data terbaru menunjukkan bahwa sebanyak 256 ribu kendaraan telah memadati ruas jalan tol dalam periode puncak kepulangan tersebut. Angka ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat pada masa libur nasional tahun 2026.

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri memberikan perhatian khusus terhadap pergerakan kendaraan yang masuk ke wilayah Jakarta. Pengawasan intensif dilakukan di beberapa gerbang tol utama guna mencegah terjadinya penumpukan yang berlebihan.

"Titik puncak kepulangan para pemudik terjadi pada hari Selasa, 24 Maret 2026, yang bertepatan dengan H+3 perayaan Lebaran," ujar pihak Korlantas Polri dalam keterangan resminya.

Penetapan hari tersebut sebagai puncak arus balik didasarkan pada perhitungan volume kendaraan yang masuk secara bersamaan dalam satu waktu. Hal ini menjadi catatan penting bagi manajemen lalu lintas nasional di masa mendatang.

Situasi di lapangan menunjukkan bahwa lonjakan volume kendaraan tersebut terjadi secara merata sejak dini hari hingga malam hari. Petugas di lapangan tetap bersiaga untuk memastikan keamanan dan kenyamanan bagi para pengguna jalan.

"Pergerakan kendaraan yang kembali ke arah Jakarta terpantau mengalami lonjakan yang sangat tajam pada hari tersebut," kata pihak Korlantas Polri menjelaskan situasi di lapangan.