JABARONLINE.COM - Pasar logam mulia di Indonesia menunjukkan dinamika yang cukup menarik pada awal Maret 2026 ini, terutama bagi para investor emas batangan. Harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) tercatat mengalami lonjakan substansial pada hari Sabtu, 7 Maret 2026.
Kenaikan signifikan ini memberikan angin segar bagi pemegang investasi emas setelah periode pelemahan yang sempat terjadi pada hari sebelumnya. Kenaikan harga ini perlu dicermati oleh investor untuk menentukan waktu terbaik dalam transaksi jual beli.
Berdasarkan informasi resmi yang dirilis melalui laman resmi Logam Mulia, harga emas Antam hari ini berhasil menembus level baru. Peningkatan sebesar Rp35.000 per gram menandai pergerakan harga yang cukup agresif.
Secara spesifik, harga emas Antam pada Sabtu, 7 Maret 2026, ditetapkan berada di angka Rp3.059 juta per gram. Angka ini mengindikasikan adanya pemulihan kepercayaan pasar terhadap komoditas investasi ini.
Pergerakan ini kontras dengan apa yang terjadi sehari sebelumnya, yaitu pada perdagangan hari Jumat, 6 Maret 2026. Pada hari Jumat tersebut, harga logam mulia Antam justru sempat menunjukkan tren penurunan.
"Harga emas Antam hari ini naik Rp 35.000 menjadi Rp 3,059 juta per gram," demikian informasi yang tertera mengenai pergerakan harga terbaru, dilansir dari Beritasatu.com.
Pada hari Jumat yang lalu, pelemahan yang dialami harga emas Antam mencapai Rp25.000, sehingga harganya terpaksa turun ke posisi Rp3.024 juta per gram. Hal ini menunjukkan adanya volatilitas yang perlu diwaspadai investor.
Namun jika melihat lebih jauh ke belakang, tepatnya pada Kamis, 5 Maret 2026, harga emas Antam sempat mencatatkan kenaikan tipis. Kenaikan pada hari Kamis tersebut hanya sebesar Rp4.000 dari posisi sebelumnya.
"Pada perdagangan Jumat (6/3/2026), harga logam mulia itu turun Rp 25.000 ke posisi Rp 3,024 juta per gram," ujar analis pasar logam mulia.
