JABARONLINE.COM - PT Kereta Api Indonesia (KAI) secara resmi telah memulai tahap perencanaan untuk proyek pembangunan hunian vertikal yang sangat dinantikan di ibu kota. Proyek ini dirancang khusus untuk menyediakan akses perumahan yang terjangkau bagi masyarakat.

Fokus utama dari inisiatif ini adalah integrasi hunian dengan sistem transportasi publik massal, mengusung konsep Transit Oriented Development (TOD). Lokasi yang dipilih adalah area vital di sekitar Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, yang merupakan salah satu simpul transportasi utama.

Secara spesifik, proyek ambisius ini direncanakan akan terdiri dari pembangunan delapan tower hunian yang akan didistribusikan ke dalam dua blok utama. Pembagian blok tersebut ditetapkan sebagai Blok F dan Blok G untuk memudahkan manajemen konstruksi dan operasional nantinya.

Pembangunan fisik dari proyek perumahan bersubsidi ini dijadwalkan akan segera memasuki tahap pelaksanaan dalam waktu dekat. KAI telah menetapkan target waktu yang cukup ketat untuk memastikan proyek ini rampung sesuai jadwal yang ditetapkan bersama.

Target akhir dari proyek ini adalah memastikan bahwa unit-unit rumah susun tersebut siap untuk diserahterimakan kepada penghuni yang berhak. Serah terima kunci tersebut ditargetkan dapat terlaksana pada awal tahun 2027 mendatang.

Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, memberikan keterangan resmi mengenai detail pelaksanaan proyek strategis ini. Pernyataan ini menggarisbawahi komitmen perusahaan dalam mendukung program penyediaan hunian layak.

"Proyek hunian itu akan mencakup delapan tower yang terbagi dalam dua blok, yaitu Blok F dan Blok G," ujar Bobby Rasyidin, mengonfirmasi struktur fisik dari pembangunan rusun TOD tersebut.

Lebih lanjut, mengenai jadwal operasional, Bobby Rasyidin juga menyampaikan linimasa penyelesaian proyek kepada publik. "Pembangunan rencananya segera dimulai dengan target serah terima kunci kepada penghuni pada awal 2027," kata Bobby Rasyidin.

Dilansir dari Beritasatu.com, inisiatif ini merupakan langkah nyata KAI dalam memanfaatkan aset lahan di sekitar stasiun untuk kepentingan publik, khususnya penyediaan perumahan subsidi. Proyek TOD di Manggarai ini diharapkan dapat mengurangi beban mobilitas warga Jakarta.