JABARONLINE.COM - Perjalanan Liverpool di fase gugur Liga Champions musim 2025/2026 dimulai dengan batu sandungan signifikan. Mereka harus menerima kekalahan tipis saat melawat ke markas Galatasaray dalam laga leg pertama babak 16 besar.
Pertandingan yang berlangsung di Rams Park pada Rabu (11/3/2026) dini hari WIB tersebut berakhir dengan skor akhir 1-0 untuk keunggulan tuan rumah. Hasil ini tentu membuka peluang bagi Galatasaray untuk lolos ke babak berikutnya.
Kekalahan ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi skuad asuhan Arne Slot yang harus segera mencari solusi taktis. Mereka kini wajib membalikkan keadaan dalam pertemuan kedua yang akan digelar di Anfield.
Gol tunggal yang tercipta pada laga tersebut dicetak oleh Mario Lemina. Gol ini terjadi di awal babak pertama, memberikan keunggulan psikologis krusial bagi tim tuan rumah.
Pertandingan diketahui berlangsung dalam tensi yang sangat tinggi, mencerminkan intensitas khas laga knockout kompetisi Eropa. Atmosfer stadion turut menambah tekanan bagi para pemain Liverpool.
"Langkah Liverpool di babak 16 besar Liga Champions 2025/2026 harus diawali dengan hasil pahit," demikian dicatat dalam laporan perkembangan pertandingan tersebut.
Lebih lanjut, mengenai jalannya laga, disebutkan bahwa "Bertandang ke Rams Park pada Rabu (11/3/2026) dini hari WIB, pasukan Arne Slot dipaksa mengakui keunggulan tuan rumah Galatasaray dengan skor tipis 1-0."
Gol pembeda tersebut dikonfirmasi berasal dari inisiatif Mario Lemina. Disebutkan bahwa "Gol tunggal dari Mario Lemina di awal babak pertama menjadi pembeda dalam laga yang berlangsung tensi tinggi ini."
Kekalahan 1-0 ini memaksa The Reds untuk menampilkan performa superior di leg kedua jika ingin melanjutkan ambisi mereka di kompetisi elit Eropa tersebut. Mereka kini harus bekerja ekstra keras di kandang sendiri.
