JABARONLINE.COM - Bupati Bandung, Dadang Supriatna, secara terbuka menyuarakan desakannya agar Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung segera mengambil langkah konkret terkait usulan menjadikan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jelekong sebagai solusi pengelolaan sampah bagi wilayah Bandung Raya. Isu sampah regional ini dinilai telah mencapai titik kritis yang memerlukan perhatian serius dan tindakan nyata.

Permasalahan sampah yang terus menumpuk di wilayah Bandung Raya menuntut adanya penyelesaian yang melibatkan sinergi antara semua pihak terkait. Dadang Supriatna menekankan bahwa ego sektoral tidak boleh menghambat upaya mencari solusi pengelolaan limbah yang berkelanjutan.

Pernyataan tegas ini disampaikan oleh Bupati Bandung kepada awak media saat ia berada di Gedung Moh Toha, Soreang. Momen ini terjadi pada hari Sabtu, tanggal 7 Maret 2026, di mana isu lingkungan menjadi topik utama pembicaraan.

Ia menegaskan bahwa penanganan sampah di wilayahnya tidak bisa lagi ditunda-tunda dan memerlukan kolaborasi yang erat dari berbagai pemangku kepentingan. Langkah bersama dianggap sebagai kunci utama keberhasilan mengatasi beban sampah harian.

"Permasalahan tersebut harus segera diselesaikan secara bersama-sama," tegas Dadang Supriatna, menggarisbawahi perlunya komitmen kolektif untuk mengatasi krisis lingkungan ini.

Lebih lanjut, Bupati Bandung menyoroti pentingnya konsistensi dari Pemkot Bandung dalam merealisasikan rencana menjadikan TPA Jelekong sebagai pusat penanganan sampah yang lebih terstruktur. Ini menyangkut tanggung jawab bersama terhadap lingkungan hidup.

Dalam konteks penanganan sampah yang kompleks, Dadang Supriatna menekankan bahwa solusi yang ditawarkan harus bersifat jangka panjang dan tidak hanya sekadar pemindahan masalah dari satu titik ke titik lainnya. Kolaborasi menjadi kata kunci utama dalam strategi ini.

"Hal tersebut disampaikan Dadang kepada awak media di Gedung Moh Toha, Soreang, Sabtu (7/3/2026)," menginformasikan waktu dan lokasi spesifik di mana Bupati Bandung menyampaikan pandangannya mengenai isu krusial ini.

Pernyataan ini diperkuat dengan penegasannya bahwa upaya pengelolaan sampah memerlukan kolaborasi berbagai pihak, menunjukkan bahwa Pemkab Bandung siap bekerja sama asalkan ada langkah nyata dari Pemkot Bandung.