Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara secara resmi telah menetapkan perusahaan yang memenangkan tender proyek strategis nasional. Inisiatif ini berfokus pada Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) atau yang dikenal sebagai waste to energy (WtE). Langkah besar ini diharapkan mampu mengatasi persoalan limbah perkotaan sekaligus memperkuat ketahanan energi hijau di tanah air.
Pengerjaan tahap pertama proyek ambisius ini akan difokuskan pada empat wilayah strategis di Indonesia. Kota-kota yang menjadi sasaran utama tersebut meliputi Denpasar, Bekasi, Bogor, dan Yogyakarta. Penunjukan lokasi ini didasarkan pada urgensi penanganan sampah yang mendesak di daerah-daerah padat penduduk tersebut agar lebih efisien.
Proyek PSEL ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mengintegrasikan pengelolaan lingkungan dengan pemanfaatan teknologi modern. Melalui mekanisme tender yang ketat, pemerintah berupaya mencari mitra terbaik yang memiliki kapabilitas teknis mumpuni. Sinergi antara investasi dan teknologi diharapkan dapat mengubah beban sampah menjadi aset energi yang bernilai ekonomis tinggi.
Direktur Investasi PT Danantara Investment Management, Fadli Rahman, memberikan penjelasan mendalam mengenai proses seleksi tersebut. Beliau menegaskan bahwa seluruh proses penentuan pemenang dilakukan secara transparan dan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Fadli menyebutkan bahwa kriteria pemenang tender telah diatur secara ketat dalam payung hukum yang menjadi landasan operasional mereka.
Penentuan pemenang tender ini mengacu sepenuhnya pada kriteria yang tercantum dalam Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025. Regulasi tersebut menjadi kompas utama bagi BPI Danantara dalam menyaring perusahaan yang paling kompeten di bidangnya. Standar yang tinggi sengaja diterapkan guna memastikan proyek ini berjalan efektif dan memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat.
Saat ini, BPI Danantara terus mematangkan koordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk segera memulai implementasi di lapangan. Keempat kota terpilih kini bersiap menyambut pembangunan infrastruktur energi yang inovatif dan ramah lingkungan tersebut. Kehadiran fasilitas PSEL diharapkan menjadi solusi konkret bagi permasalahan volume sampah yang terus meningkat setiap tahunnya secara signifikan.
Keberhasilan proyek di empat kota ini nantinya akan menjadi percontohan bagi pengembangan energi terbarukan di wilayah lain di Indonesia. Pemerintah sangat optimis bahwa kolaborasi investasi melalui Danantara akan mempercepat transisi energi bersih yang berkelanjutan. Dengan demikian, target kemandirian energi dan kelestarian lingkungan dapat dicapai secara beriringan melalui inovasi teknologi tepat guna.
Sumber: Beritasatu
