JABARONLINE.COM - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melakukan peninjauan mendadak ke fasilitas penyimpanan beras milik negara di Sulawesi Selatan. Langkah ini diambil guna memastikan stabilitas pasokan pangan nasional tetap terjaga dengan baik di tengah situasi global yang dinamis.

Kunjungan kerja tersebut dipusatkan di Gudang Bulog Panaikang yang berlokasi di Kota Makassar. Kedatangan orang nomor satu di Kementerian Pertanian ini bertujuan untuk memvalidasi data cadangan beras secara langsung di lapangan.

Dilansir dari BISNISMARKET.COM, Mentan Amran tiba di lokasi peninjauan sekitar pukul 11.16 WITA. Kehadirannya disambut oleh jajaran petugas gudang yang tengah mengelola distribusi serta penyimpanan stok beras untuk wilayah tersebut.

Saat memasuki area penyimpanan, Amran menyaksikan tumpukan karung beras yang tersusun sangat padat. Kondisi stok tersebut terpantau melimpah hingga menjulang tinggi mendekati bagian atap gudang, mencerminkan volume cadangan yang signifikan.

Selain melihat kuantitas, Mentan juga secara teliti mengamati kualitas penyimpanan komoditas utama masyarakat tersebut. Ia ingin memastikan bahwa beras yang disimpan tetap layak konsumsi dan terhindar dari kerusakan selama masa penyimpanan di gudang.

Selama peninjauan berlangsung, Amran menyempatkan diri untuk berdiskusi singkat dengan para petugas lapangan. Pembicaraan tersebut berfokus pada efektivitas manajemen stok dan alur keluar masuk barang guna menjaga kelancaran distribusi.

"Kunjungan ini dilakukan untuk memberikan kepastian mengenai ketersediaan pangan di tengah berbagai dinamika yang terjadi," ujar Amran Sulaiman saat memberikan keterangan terkait tujuan verifikasi lapangan tersebut.

Kepastian stok pangan di Makassar diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap stabilitas harga beras di pasar domestik. Hal ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah siap mengantisipasi fluktuasi kebutuhan pangan masyarakat di berbagai daerah.

Kondisi cadangan pangan saat ini disebut-sebut sebagai salah satu pencapaian yang sangat baik dalam sejarah pengelolaan stok nasional. Pemerintah berharap keberhasilan ini dapat terus dipertahankan guna mendukung ketahanan pangan jangka panjang bagi seluruh rakyat Indonesia.