JABARONLINE.COM - Maskapai penerbangan Vietjet telah mengambil langkah strategis signifikan dalam menghadapi periode puncak perjalanan domestik di Vietnam. Penambahan kapasitas ini merupakan respons langsung terhadap prediksi lonjakan permintaan layanan penerbangan.

Keputusan ini diambil untuk memastikan ketersediaan kursi yang memadai bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanan selama jeda liburan yang akan datang. Ini adalah musim perjalanan tersibuk kedua setelah periode perayaan Tahun Baru Imlek usai.

Secara spesifik, penambahan layanan ini akan berlangsung selama periode sebelas hari, yakni mulai tanggal 25 April hingga 5 Mei 2026 mendatang. Periode ini dinilai krusial bagi sektor transportasi udara domestik.

Dilansir dari BisnisMarket.com, total operasional penerbangan yang direncanakan oleh Vietjet mencapai angka hampir 3.800 kali. Angka ini mencakup seluruh jaringan rute domestik yang dilayani oleh maskapai tersebut.

Rencana penambahan ini setara dengan mengoperasikan sekitar 500 penerbangan ekstra dibandingkan dengan periode libur panjang yang sama pada tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan peningkatan kapasitas yang substansial.

Peningkatan jumlah penerbangan ini merefleksikan kenaikan sebesar 16 persen jika dibandingkan dengan volume layanan yang ditawarkan pada tahun fiskal sebelumnya. Maskapai berupaya keras mengakomodasi volume penumpang yang melonjak.

"Maskapai Vietjet resmi mengumumkan penambahan kapasitas penerbangan guna mengantisipasi lonjakan penumpang selama periode libur panjang di Vietnam," bunyi pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh pihak maskapai.

Lebih lanjut, kebijakan ini menegaskan komitmen perusahaan untuk memenuhi kebutuhan mobilitas warga negara selama musim perjalanan yang sangat padat tersebut. Langkah ini diharapkan meminimalisir potensi penumpukan penumpang.

"Langkah strategis ini diambil untuk memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat pada musim perjalanan tersibuk kedua setelah Tahun Baru Imlek," kata perwakilan Vietjet, merinci alasan di balik perluasan jadwal operasional tersebut.