Peringati HUT Ke-1, Kohibora Gelar Seminar Hidroponik

Kota Bogor-Memperingati hari ulang tahun yang pertama, Komunitas Hidroponik Bogor Raya (Kohibora) menggelar acara seminar hidroponik dengan tujuan untuk memperat tali kekeluargaan serta memberikan pembekalan kepada anggota Kohibora. Acara digelar di Pusat Diklat Pelatihan SDM Lingkungan Hidup & Kehutanan, Sabtu, (1/12/ 2018).

Kegiatan ini diikuti oleh anggota Kohibora maupun non anggota dan juga menggundang beberapa ketua-ketua komunitas hidroponik dari luar daerah.

Menurut Ketua Panitia, Trubus, pada kesempatan itu tidak hanya diisi dengan seminar, tetapi juga ada bazar dengan harapan masyarakat Bogor dapat mengetahui apa dan bagaimana cara menanam sayuran hidroponik secara terukur, efisien dan sehat bebas pestisida. “Sehingga masyarakat Bogor menjadi sehat dan dan diharapkan suatu saat kota Bogor menjadi kota hidroponik,” kata Trubus kepada wartawan.

Awalnya, pihaknya menargetkan peserta hanya sebanyak 200 orang. Ternyata antusiasme masyarakat sangat besar dengan acara ini, sehingga peserta menjadi 250-300. Peserta HUT Kohibora pertama, terbagi dari berbagai kota di Indonesia, seperti Batam, Surabaya, Lampung, Yogyakarta, Purwakarta, Bandung, Cirebon, Cikarang, Karawang, Tangerang, Bekasi, Jakarta dan Bogor.

“Berbagai pameran tanaman dan sayuran dipamerkan di acara ini dan terdapat beberapa stand bazaar hidroponik yang merupakan hasil panen para petani hidroponik anggota kohibora,” ujarnya.

Menurut Ketua Kohibora, Hanny Nabila, Kelompok Wanita Tani (KWT) akan diberikan pengarahan serta bimbingan untuk menjadi petani cerdas dan mandiri. Sebab, banyak keuntungan dari hidroponik. Yang utama saat merasakan panen. “Kita akan meluncurkan aplikasi startup yang disebut “BU HEJO” sebagai aplikasi untuk koperasi sayuran dari anggota kohibora untuk menjawab kebutuhan sayuran hidroponik untuk masyarakat setiap harinya,” ungkapnya.

Hal itu juga sesuai dengan tema HUT, yakni menghijaukan Kota Bogor dengan hidroponik. Apabila hasil panen sudah melimpah maka Bogor bisa menjadi tujuan belanja hidroponik dari seluruh daerah.

Pada kesempatan itu, turut Hadir, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Elia Buntang, dan Ketua Perhimpinan Petani Hidroponik Indonesia, Sunandar Triwibowo. Kegiatan ini digelar hasil swadaya anggota Kohibora, Meroke, Panah Merah, Super Produk, Parung Farm, Trubus, dan Pegadaian.

(Oly)

Komentar