Selain Dikonsumsi Buah-buahan Disulap Jadi Seni

Kota Bogor-Dibalik keahliaan memasak, berangkat dari niat Yanto seorang koki di Kota Bogor memiliki keahlian unik yaitu membuat karya seni ukir buah atau fruit carving dengan berbagai gambar tokoh, ucapan, dan gambar lainnya.

Buah-buahan secara umum biasanya hanya dikonsumsi saja, memang sangat jarang sekali orang yang memiliki pikiran bahwa buah-buahan juga bisa dijadikan sebuah seni, hanya orang-orang tertentu saja. Berawal dari keisengan Yanto dan kreatifitasnya ini bisa menjadi lahan untuk mendapatkan penghasilan tambahan.
Keahliaan seorang juru masak itu telah dikuasai sejak 2 tahun lamanya dan telah membuat berbagai macam pesanan dari para pelanggan. Karya ukir yang ia telah ciptakan diantaranya wajah seorang komedian Sule, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Yusuf Kalla, Presiden Jokowi dan masih banyak karya lainnya.

Foto Yanto (tengah) bersama Tim Jabaronline.com memegang buah ukir bertuliskan “Jabaronline.com” dan “KilasJabar”.

Kemudian, Yanto menjelaskan, seni ukir ini merupakan keahlian yang bermodal iseng saja. Ia mengungkapkan awal mula untuk menguasai bakatnya itu setelah diajarkan oleh salah seorang seniornya yang lebih tahu tentang seni ukir buah. Media yang biasa digunakan Yanto mulai dari semangka, wortel, melon hingga pepaya.

Yanto mengaku, terkadang hasil seni ukirnya itu dijual untuk acara pernikahan, ulang tahun dan ucapan. Harga fruit carving itu biasanya ia bandrol tergantung dari tingkat kerumitan gambar yang akan diukir. Biasanya untuk harga standar 300ribu.

Tidak hanya itu, lama pengerjaan dalam menyelesaikan fruti carving bisa memakan waktu 2 hingga 4 jam lamannya. Ketika ditanya berapa banyak pesanan yang telah dibuat, dirinya mengaku sudah tidak terhitung.

“Wah.. udah banyak mba kalo dihitung-hitung bisa ada satu kolbak hasil buah yang saya ukir, biasanya yang pesan ukiran ini sih pelanggan hotel juga, kadang ibu-ibu juga malah teman-teman juga suka pesan ke saya,” Jawab Yanto kepada wartawan.

Dalam membuat karya itu, Yanto pernah menemui kesulitan untuk mengukir sebuah motif Thailand. Karena, menurutnya motif tersebut sangat rumit. Dengan keahliannya itu, ia kerap diundang dibeberapa stasiun televisi seperti SCTV, RCTI, Kompas Tv hingga NET TV.

“Selama kita ada niat pasti akan ada jalan,” ucap Yanto dengan penuh semangat kepada wartawan di salah satu restoran di Bogor Timur, Kamis (13/02/2019).

(Sarah Mira/Oly)

About admin