Home / Regional / Bogor / Fajar Riza Ul Haq : Saya Berharap Bisa Mengisi Kekosongan Komisi Pendidikan Untuk Dapil Kabupaten Bogor

Fajar Riza Ul Haq : Saya Berharap Bisa Mengisi Kekosongan Komisi Pendidikan Untuk Dapil Kabupaten Bogor

BOGOR – Caleg   DPR   RI   dari   Partai   Solidaritas   Indonesia (PSI), Fajar Riza Ul Haq, berharap dirinya dapat mengisi kekosongan kursi komisi X yang membidangi Pendidikan di DPR RI, kelak ketika dirinya terpilih di ajang kontestasi Pemilihan legislatif 2019.

Dihadapan Ketua Umum PSI, Grace Nathalie, saat acara halal bi halal dan temu kader PSI Se-Kabupaten dan Kota Bogor, Pria yang mengaku sudah bekerja di dapilnya sejak 7 bulan lalu itu, meminta izin agar jika   terpilih   menjadi   anggota   parlemen   RI,   dirinya   di   posisikan masuk sebagai anggota komisi X.

“Saat   ini   saya   membantu Pak Muhadjir (Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI.red) sebagai staff khususnya. Sedikit banyak saya saat ini  tau  bagaimana tingkat kemajuan   pendidikan   di   Kabupaten   Bogor. Doakan   saya   lolos   keparlemen   dan   jika   diizinkan oleh partai untuk menempati posisi komisi X,  saya akan berusaha   meningkatkan pendidikan di dapil saya,” Kata Fajar.

Diceritakan oleh pria yang pernah menulis buku ‘Membela Islam, Membela Kemanusiaan’ kebutuhan mendesak   Kabupaten Bogor adalah sarana Infrastruktur, lingkungan dan  peningkatan mutu pendidikan. Berbekal kerap turun   ke masyarakat di dapilnya, Fajar menemukan fenomena yang harus mendapat perhatian serius oleh para stakeholder di Kabupaten Bogor.

“Saya sudah turun disekitar 21 Kecamatan. Di Kabupaten Bogor, masih banyak sarana infrastruktur yang   memerlukan perhatian serius, seperti di Rumpin. Dalam  sektor pendidikan, politik anggaran untuk pendidikan di Kabupaten Bogor juga perlu di tingkatkan, karena dari data yang saya miliki dalam 3 tahun terakhir terdapat penurunan anggaran di sektor pendidikan, ini memprihatinkan,” terangnya.

Salah satu contohnya adalah permasalahan di Kampung Mulyasari, Desa Sukamulya, Kecamatan Sukamakmur.   Sempat heboh dengan karena  ada puluhan anak putus sekolah disana hingga nyaris terbiarkan, namun berkat   kerjasama antara Kemendikbud dan  Dinas Pendidikan di Kabupaten Bogor permasalahan putus sekolah segera tertangani. Selain itu, Fajar juga menyayangkann dengan 9 anggota DPR RI dari dapilnya, dimana tidak ada satupun yang menjabat di komisi X yang membidangi sektor pendidikan.

“Bahkan ada 4 anggota masuk di sektor Energi, pertambangan dan lingkungan. Tapi, kita tahu masih banyak pertambangan dan lingkungan yang perlu diperbaiki di Kabupaten Bogor. Maka itu, kita  harus berkomitmen untuk membangun kabupaten  Bogor secara serius, ”tutupnya. (*)

Komentar