Home / Sosial Politik / BEM Se-Bogor Bersama Bawaslu Kota Bogor Bahas Kontestasi Politik

BEM Se-Bogor Bersama Bawaslu Kota Bogor Bahas Kontestasi Politik

Kota Bogor-Terkait pengawalan kontestasi politik 2019, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Se-Bogor melakukan audiensi bersama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bogor, Jum’at (08/03/2019).

Dalam kesempatan itu, beberapa point disampaikan diantaranya pembahasan mengenai pengajuan Lembaga pemantau Pemilihan Umum (Pemilu) pada 17 April mendatang. Hal tersebut ditanggapi dengan positif oleh Bawaslu kota Bogor dan ikut mendukung penuh.

Namun Ketua Bawaslu Kota Bogor, Yustinus mengatakan bahwa Bawaslu Kota Bogor tidak memiliki wewenang untuk pembuatan lembaga tersebut dan untuk pengajuan lembaga pemantau merupakan wewenang Bawaslu Jawa Barat. Akan tetapi Bawaslu Kota Bogor akan memperkuat pengajuan lembaga pemantauan Pemilu tersebut pada Bawaslu Jawa barat.

Kemudian, point kedua membahas salah satu agenda BEM Se-Bogor yaitu Dialog Caleg (Calon Anggota Legislatif) DPRD Kota Bogor yang akan dilaksanakan pada masa kampanye iklan antara 23 Maret-13 April 2019. Lalu Bawaslu Kota Bogor sangat mendukung agenda tersebut.

“Namun ada beberapa point yang menjadi catatan untuk agenda ini yaitu terkait penggunaan fasilitas pemerintah untuk agenda tersebut yang akan dikaji ulang oleh Bawaslu kota Bogor dan menyarankan agar mengudang seluruh partai dan diberi waktu yang sama pada saat penyampaianya,” katanya.

Sementara, Koordinator BEM Se-Bogor, Iqbal Habibi menyampaikan banyaknya poster-poster Caleg yang dipasang tidak pada tempatnya seperti yang dipasang pada tihang listrik, pepohonan dan lainya.

“BEM Se-Bogor pun menekan Bawaslu Kota Bogor agar dapat menindak lanjuti hal-hal yang melanggar pada masa kampanye Pemilu ini. Pihak Bawaslu pun mengakatan bahwa semua pelanggaran akan mereka tegur, dengan beberapa tahap peneguran yaitu diawali dengan surat peneguran hingga pencopotan Alat Peraga Kampanye (APK) oleh pihak Bawaslu,” ungkapnya.

Kendati demikian, pihak Bawaslu mengajak kepada relawan Mahasiswa BEM Se-Bogor agar jika melihat atau menemukan pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh Caleg atau Tim sukses (Timses) pada masa kampanye ini dapat langsung melaporkanya ke Bawaslu agar dapat di tindaklanjuti secara langsung oleh pihak Bawaslu.

Pembahasan tersebut, Bawaslu Kota Bogor dan BEM Se-Bogor yang diwakili BEM dari Universitas Djuanda, IPB dan Tazkia sama-sama menyepakati untuk mengawal Pemilu serentak kali ini, agar terjadinya Pemilu yang bersih dan dapat menekan angka golput pada pemilu kali ini.

(ON)

Komentar