Sejumlah anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor mengaku mengalami ketidakadilan terkait pembayaran tunjangan. Mereka menyebut tunjangan yang seharusnya diterima justru digunakan untuk kebutuhan kantor, sementara anggota diwajibkan membayar sejumlah uang setiap bulan.
Keluhan tersebut mencuat melalui sebuah video yang diunggah oleh akun Instagram chabieimoet, yang kemudian ramai diperbincangkan publik.
Dalam video itu, perwakilan anggota menyampaikan bahwa mereka tidak menerima tunjangan selama berbulan-bulan. Bahkan, tunggakan disebut telah mencapai tujuh bulan.
“Alhamdulillah tiap bulan kami anggota Satpol PP Kota Bogor tidak pernah menerima tunjangan, bahkan sudah menunggak sampai tujuh bulan,” ujar salah satu anggota dalam video tersebut.
Mereka juga menuding bahwa dana tunjangan digunakan untuk keperluan internal kantor oleh pihak pimpinan. Selain itu, anggota disebut tetap diminta menyetor uang setiap bulan, meskipun hak mereka tidak diberikan.
Para anggota berharap adanya perhatian dari pimpinan daerah, termasuk Gubernur Jawa Barat, agar persoalan ini dapat segera diselesaikan secara transparan dan adil.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai tudingan tersebut. ***
