Umat Muslim di wilayah Kota Denpasar kini memasuki hari kelima pelaksanaan ibadah puasa pada bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Kehadiran jadwal imsakiyah menjadi rujukan krusial bagi masyarakat untuk memastikan ketepatan waktu dalam memulai dan mengakhiri puasa. Panduan ini diharapkan dapat membantu warga Bali dalam menjalankan rangkaian ibadah dengan lebih tertib dan khusyuk.

Berdasarkan data resmi dari Kementerian Agama (Kemenag), jadwal imsakiyah untuk Kota Denpasar pada 23 Februari 2026 telah dirilis melalui situs bimasislam.kemenag.go.id. Informasi tersebut mencakup waktu imsak, jadwal shalat lima waktu, hingga tibanya waktu berbuka puasa. Penentuan waktu ini disesuaikan dengan koordinat geografis wilayah setempat agar akurasi tetap terjaga bagi seluruh umat.

Kementerian Agama menegaskan bahwa waktu imsak ditetapkan sepuluh menit sebelum adzan Subuh berkumandang sebagai peringatan bagi umat. Sementara itu, momen berbuka puasa secara otomatis dimulai tepat saat adzan Maghrib terdengar di wilayah Kota Denpasar dan sekitarnya. Pengaturan waktu yang sistematis ini bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengatur aktivitas harian selama bulan suci.

Sebagai bagian dari rukun puasa, umat Muslim diwajibkan untuk melafalkan niat sebelum memulai ibadah pada esok hari. Bacaan niat tersebut adalah *Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i fardhi syahri Ramadhana hadzihis sanati lillahi ta’ala*. Kalimat ini memiliki makna mendalam sebagai pernyataan kesungguhan hati dalam menjalankan kewajiban puasa karena Allah Ta’ala.

Selain niat, doa saat berbuka puasa juga menjadi bagian penting yang lazim dilafalkan oleh masyarakat saat matahari terbenam. Salah satu doa yang umum digunakan adalah *Allahummalakasumtu wabika aamantu wa’alarizqika afthortu birohmatikaya ar-hamarrahimin*. Doa ini merupakan bentuk rasa syukur atas rezeki dan kasih sayang Tuhan yang diberikan setelah seharian menahan lapar dan dahaga.

Hingga saat ini, akses terhadap jadwal imsakiyah digital semakin memudahkan masyarakat dalam memantau perubahan waktu shalat setiap harinya. Kemenag terus memperbarui informasi tersebut melalui kanal resmi guna menghindari kebingungan di tengah masyarakat terkait perbedaan waktu lokal. Warga Denpasar diimbau untuk selalu merujuk pada sumber otoritas keagamaan yang valid demi kelancaran ibadah.

Secara keseluruhan, jadwal imsakiyah pada 5 Ramadhan 1447 H ini menjadi instrumen penting bagi stabilitas spiritual umat Muslim di Bali. Dengan mengikuti panduan waktu yang tepat, kualitas ibadah diharapkan meningkat seiring dengan pemahaman tata cara yang benar. Semoga seluruh rangkaian puasa di tahun 2026 ini membawa keberkahan dan kedamaian bagi seluruh masyarakat Indonesia.