JABARONLINE.COM - Tradisi menukar uang rupiah pecahan baru untuk Lebaran selalu menjadi momen yang dinantikan oleh masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri. Untuk memfasilitasi kebutuhan ini, Bank Indonesia (BI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) secara resmi mengumumkan jadwal pembukaan layanan penukaran uang baru. Masyarakat di Yogyakarta kini dapat bersiap untuk mendapatkan uang segar guna keperluan momen fitrah tersebut.

Layanan penukaran uang baru ini dijadwalkan akan beroperasi selama periode waktu tertentu, yakni mulai 23 Februari 2026 hingga 12 Maret 2026. Program ini merupakan bagian integral dari inisiatif nasional bertajuk Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026. Tema yang diusung tahun ini adalah "Rupiah Memberi Makna di Bulan Penuh Berkah," menandakan pentingnya peran uang tunai dalam mendukung kegiatan keagamaan.

Tersedia tiga mekanisme utama bagi warga yang ingin menukarkan uang lama mereka dengan yang baru, mencakup layanan kas keliling, melalui jaringan perbankan konvensional, serta layanan penukaran terpadu. BI DIY telah mempersiapkan titik-titik strategis untuk memastikan distribusi uang baru dapat menjangkau berbagai wilayah di Yogyakarta secara merata.

Kepala Kantor Perwakilan BI DIY, Sri Darmadi Sudibyo, menjelaskan bahwa titik fokus awal layanan kas keliling akan menyentuh enam masjid di wilayah DIY. Jaringan kas keliling ini akan beroperasi dari tanggal 23 hingga 26 Februari 2026, mencakup dua masjid di Kota Yogyakarta dan masing-masing satu masjid di Sleman, Bantul, Kulon Progo, dan Gunungkidul.

Selain itu, masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan penukaran yang diselenggarakan oleh sekitar 34 kantor bank yang berpartisipasi di seluruh wilayah DIY, dengan jadwal operasional yang dimulai pada 25 Februari 2026 hingga penutupan di 12 Maret 2026. Puncak layanan terpadu akan berlangsung di Halaman Pendopo Graha Wana Bhaktiyasa dari 3 hingga 5 Maret 2026, melibatkan bank-bank besar seperti Mandiri, BRI, BNI, dan lainnya.

Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan dan menghindari kerumunan, BI menekankan pentingnya melakukan pemesanan terlebih dahulu melalui aplikasi resmi PINTAR, karena petugas tidak akan melayani penukaran tanpa reservasi. BI DIY telah meningkatkan alokasi Uang Layak Edar (ULE) sekitar 8 persen, menyiapkan total Rp4,99 triliun khusus untuk wilayah DIY, sementara alokasi nasional mencapai Rp185,6 triliun.

Setiap individu yang melakukan penukaran dibatasi maksimal Rp5.300.000 per paket, yang telah terbagi dalam berbagai pecahan mulai dari Rp50.000 hingga Rp1.000. Warga diimbau untuk memanfaatkan kesempatan ini sesuai ketentuan yang berlaku dan mencari informasi lebih lanjut melalui kanal resmi Bank Indonesia.

Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber Referensi: Infonasional. Kami menggunakan teknologi AI untuk menyajikan informasi ini kembali.