JABARONLINE.COM - Real Madrid sukses mengamankan kemenangan meyakinkan saat mereka menjadi tuan rumah dalam laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions melawan Manchester City. Pertandingan yang digelar di Santiago Bernabéu pada Kamis (13/3/2026) dini hari WIB tersebut berakhir dengan skor 3-0 untuk keunggulan Los Blancos.
Kemenangan besar ini sebagian besar disumbang oleh penampilan gemilang Federico Valverde. Gelandang tersebut dinobatkan sebagai bintang lapangan setelah berhasil mencetak dua gol krusial sepanjang jalannya pertandingan tersebut.
Pertandingan sengit ini berada di bawah pengawasan wasit Maurizio Mariani, yang memimpin jalannya laga sejak peluit pertama dibunyikan. Kedua tim langsung menampilkan intensitas tinggi sejak awal babak.
Tantangan Berat Hadapi Real Madrid, Guardiola Tekankan Pentingnya Kesempurnaan Manchester City
Manchester City, pada menit-menit awal, sempat mencoba mengambil inisiatif serangan. Mereka mengandalkan kombinasi cepat antara Jeremy Doku, Bernardo Silva, dan Erling Haaland untuk menembus pertahanan lawan.
Namun, tembok pertahanan Real Madrid yang dikomandoi oleh Antonio Rudiger terbukti sangat disiplin dan solid. Mereka berhasil meredam setiap potensi ancaman yang dilancarkan oleh trio penyerang The Citizens pada fase pembukaan laga.
Dilansir dari Beritasatu.com, kemenangan 3-0 ini mengukuhkan posisi Real Madrid di atas angin menjelang leg kedua di kandang Manchester City. Hasil ini memberikan keuntungan psikologis dan agregat yang signifikan bagi tim asuhan Carlo Ancelotti.
Meski detail mengenai kapan gol dicetak tidak disebutkan secara spesifik dalam laporan awal, kontribusi dua gol Valverde menjadi sorotan utama dalam kemenangan telak tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa lini tengah Madrid mampu mendominasi duel krusial di Bernabéu.
"Los Blancos menutup pertandingan dengan kemenangan meyakinkan 3-0, dengan Federico Valverde menjadi bintang lewat dua gol yang ia cetak sepanjang laga," demikian inti laporan mengenai hasil akhir pertandingan tersebut.
Pertandingan yang dipimpin wasit Maurizio Mariani itu dimulai dengan tempo tinggi, menandakan bahwa kedua raksasa Eropa ini tidak ingin kehilangan momentum sejak awal peluit dibunyikan.
