JABARONLINE.COM - Manchester City kini berada di ambang eliminasi Liga Champions menjelang laga krusial leg kedua babak 16 besar. Mereka harus segera bangkit saat menjamu raksasa Spanyol, Real Madrid, di Stadion Etihad pada Rabu (18/3/2026) dini hari WIB.
Situasi ini menjadi sangat berat bagi skuad asuhan Pep Guardiola. Mereka datang dengan beban agregat tertinggal tiga gol tanpa balas dari pertemuan pertama di Santiago Bernabeu pekan sebelumnya.
Mengejar defisit tiga gol melawan tim sekaliber Real Madrid, yang merupakan pemegang 15 gelar Liga Champions, merupakan pekerjaan rumah yang sangat monumental. Hal ini menuntut persiapan mental dan taktik yang luar biasa dari kubu tuan rumah.
Menyadari betapa sulitnya skenario pembalikan keadaan ini, pelatih kepala Manchester City, Josep ‘Pep’ Guardiola, memberikan penekanan khusus kepada para pemainnya. Ia menegaskan bahwa margin kesalahan harus ditiadakan dalam pertandingan tersebut.
Dilansir dari Beritasatu.com, Guardiola menyampaikan bahwa timnya memerlukan sebuah performa yang benar-benar paripurna jika ingin menyingkirkan Los Merengues dari kompetisi elit Eropa tersebut.
"Tim kami membutuhkan penampilan yang sempurna untuk membalikkan ketertinggalan dari Real Madrid pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions," ujar Josep ‘Pep’ Guardiola.
Pertandingan yang akan berlangsung di Manchester ini menjadi ujian sejati bagi kapasitas mental dan kedalaman taktik Manchester City. Mereka harus menemukan cara untuk membongkar pertahanan Madrid sekaligus menjaga lini belakang mereka tetap steril.
Kekalahan telak di leg pertama menyisakan PR besar bagi staf kepelatihan untuk merombak strategi yang lebih efektif. Atmosfer di Etihad Stadium diprediksi akan sangat menentukan nasib mereka di kompetisi musim ini.
Manchester City harus segera melupakan hasil buruk di leg pertama dan fokus total pada cara mengalahkan tim yang sangat berpengalaman dalam menjaga keunggulan agregat seperti Real Madrid.
