JABARONLINE.COM - Langkah wakil tunggal putra Indonesia, Moh Zaki Ubaidillah, harus terhenti secara prematur dalam gelaran bergengsi Swiss Open 2026. Keputusan pahit harus diambilnya pada babak awal turnamen yang berlangsung di Basel tersebut.

Zaki Ubaidillah tersingkir setelah berhadapan langsung dengan lawan berat yang menyandang status unggulan pertama dari Republik Rakyat Tiongkok, Li Shi Feng. Pertarungan ini menjadi ujian berat bagi ketahanan fisik sang atlet muda Indonesia.

Duel sengit tersebut terselenggara pada hari Rabu, tepatnya tanggal 11 Maret 2026, di arena pertandingan yang berlokasi di Basel. Kedua pemain menampilkan permainan tingkat tinggi sepanjang babak 32 besar tersebut.

Pertandingan ini berlangsung dramatis dan memerlukan pertarungan hingga tiga gim penuh untuk menentukan pemenang. Skor akhir menunjukkan bahwa Zaki harus mengakui keunggulan lawannya lewat pertarungan yang menguras tenaga.

Secara rinci, skor akhir yang tercatat adalah 24-22 untuk keunggulan lawan di gim pertama, diikuti dengan skor 21-16 bagi Li Shi Feng, sebelum Zaki sempat memenangkan gim ketiga dengan skor 16-21.

Namun, informasi yang didapat dari lapangan menyebutkan bahwa kendala fisik menjadi faktor krusial yang menghambat performa optimal Zaki Ubaidillah. Secara spesifik, masalah kram dilaporkan mengganggu pergerakan lincahnya di lapangan.

"Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Moh Zaki Ubaidillah harus menghentikan langkahnya pada babak 32 besar Swiss Open 2026 setelah kalah dari unggulan pertama asal China, Li Shi Feng," demikian disampaikan dilansir dari Beritasatu.com mengenai hasil pertandingan tersebut.

Kekalahan ini menyudahi partisipasi Zaki di Swiss Open 2026, meskipun ia sudah menunjukkan semangat juang yang tinggi dalam menghadapi salah satu pemain top dunia saat ini.

Dilansir dari Beritasatu.com, pertandingan babak 32 besar Swiss Open 2026 yang berlangsung di Basel pada Rabu (11/3/2026) tersebut berakhir dengan kekalahan Zaki usai melalui pertarungan tiga gim yang ketat.