JABARONLINE.COM - Pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions antara Bayer Leverkusen dan Arsenal menyajikan duel penuh tensi emosional di Stadion BayArena pada Kamis (12/3/2026) dini hari WIB.

Laga tersebut menjadi sorotan utama karena melibatkan kepulangan Kai Havertz ke stadion yang menjadi saksi perkembangan kariernya sebelum beralih ke kubu The Gunners.

Havertz tampil sebagai figur sentral dalam menyelamatkan Arsenal dari kekalahan di kandang mantan timnya tersebut. Ia berhasil mencetak gol penalti krusial di penghujung pertandingan.

Gol penalti tersebut secara efektif membatalkan keunggulan yang sudah dipegang Leverkusen, sehingga memaksa kedua tim mengakhiri laga dengan skor imbang 1-1.

Sebelum pertandingan bergulir, akun media sosial resmi Bayer Leverkusen sempat melontarkan pernyataan yang cukup menarik perhatian publik.

Akun tersebut sempat mengunggah pesan yang berbunyi: "Dilarang tendangan penjuru". Ini merupakan sindiran halus terhadap kekuatan Arsenal dalam memanfaatkan situasi bola mati musim ini.

Ironisnya, sindiran yang dilontarkan oleh admin media sosial Leverkusen seolah menjadi kenyataan di babak pertama pertandingan yang sesungguhnya.

Arsenal terlihat kesulitan membongkar pertahanan tuan rumah dan tercatat gagal mendapatkan satu pun kesempatan tendangan penjuru hingga peluit panjang paruh pertama dibunyikan, dilansir dari Beritasatu.com.

Hasil imbang ini memberikan sedikit keuntungan psikologis bagi Arsenal menjelang leg kedua, meskipun Leverkusen sempat memimpin lebih dulu di kandang sendiri.