JABARONLINE.COM - Major League Soccer (MLS) baru saja mengumumkan sanksi terberat yang pernah dijatuhkan kepada dua pemainnya, Derrick Jones dan Yaw Yeboah. Hukuman ini dijatuhkan setelah kedua atlet tersebut terbukti melanggar aturan liga secara serius.

Keputusan ini berkaitan langsung dengan keterlibatan keduanya dalam aktivitas perjudian yang menyangkut pertandingan sepak bola yang mereka ikuti. MLS menunjukkan sikap tanpa kompromi terhadap integritas kompetisi.

Kedua pemain tersebut, Derrick Jones dan Yaw Yeboah, telah berada dalam status nonaktif sejak pertengahan tahun lalu. Status cuti administratif ini diberlakukan untuk memungkinkan investigasi mendalam berjalan lancar.

Pemberian status cuti administratif tersebut dimulai sejak bulan Oktober 2025. Hal ini dilakukan sebagai langkah awal sambil menunggu hasil resmi dari penyelidikan yang dilakukan otoritas liga.

Investigasi ini berfokus pada dugaan pelanggaran serius terhadap regulasi yang mengatur perilaku pemain terkait taruhan olahraga. Pelanggaran semacam ini dianggap mengancam fondasi sportif liga.

"Major League Soccer menjatuhkan sanksi larangan bermain seumur hidup kepada dua pemain, Derrick Jones dan Yaw Yeboah, setelah terbukti terlibat dalam aktivitas perjudian terkait pertandingan sepak bola," dilansir dari sumber resmi pernyataan liga.

Lebih lanjut, disebutkan bahwa masa penangguhan kedua pemain tersebut telah berlangsung cukup lama sebelum keputusan final ini dirilis. Mereka ditempatkan dalam status cuti administratif sejak Oktober 2025.

"Kedua pemain tersebut sebelumnya telah ditempatkan dalam status cuti administratif sejak Oktober 2025 sambil menunggu hasil penyelidikan terkait dugaan pelanggaran aturan liga," ujar juru bicara komite disiplin MLS.

Keputusan tegas ini mengirimkan pesan kuat kepada seluruh peserta liga bahwa praktik perjudian terkait pertandingan tidak akan ditoleransi dalam kompetisi profesional Amerika Utara tersebut. Dampak dari sanksi ini sangat signifikan bagi karier kedua atlet tersebut.