JABARONLINE.COM - Kabar menggembirakan datang dari UPT SMAN 8 Pinrang setelah tim peneliti mereka dipastikan lolos tahapan awal Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI). Keberhasilan ini mencakup verifikasi administrasi dan penilaian positif terhadap proposal penelitian yang diajukan.

Tim yang akan membawa nama sekolah di ajang bergengsi ini terdiri dari dua siswi berprestasi. Mereka adalah Nur Safirah dari kelas XI F5 dan Dian Nurfaziah dari kelas XI F4.

Dalam upaya mereka, kedua siswi ini mendapatkan pendampingan intensif dari guru kimia mereka. Guru pembimbing yang mendedikasikan waktu adalah Joulman Cipta Alief Anugrah, S.Pd., M.Pd.

Capaian ini menegaskan komitmen kuat UPT SMAN 8 Pinrang dalam menumbuhkan dan memajukan budaya riset ilmiah di lingkungan sekolah. Mereka secara aktif mendorong siswa untuk terlibat dalam kegiatan penelitian sejak dini.

Judul penelitian yang mereka ajukan berfokus pada isu penting dalam pendidikan sains. Penelitian tersebut berjudul “Kualitas Multiple Representation pada Buku Ajar Kimia SMA: Analisis Artefak dan Persepsi Guru-Siswa untuk Rekomendasi Standar Buku di Indonesia.”

Fokus utama dari riset ini adalah menganalisis representasi konsep yang disajikan dalam buku ajar kimia. Tujuannya adalah untuk memastikan pemahaman siswa dapat menjadi lebih komprehensif dan mendalam.

Kepala UPT SMAN 8 Pinrang, Handia Asyik, S. Pd., M. Pd., menyambut baik kabar baik ini dengan penuh optimisme. Beliau menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi terhadap dedikasi yang telah ditunjukkan oleh tim peneliti.

"Prestasi ini merupakan langkah awal yang sangat baik. Semoga tim dapat melanjutkan ke tahap berikutnya dengan hasil yang lebih maksimal dan membawa nama baik sekolah di tingkat nasional," ujar Handia Asyik.

Pihak sekolah berharap kesuksesan awal ini dapat menjadi energi positif bagi seluruh siswa lainnya. Hal ini diharapkan memotivasi mereka untuk terus berinovasi dan meraih prestasi di berbagai bidang, terutama dalam ranah penelitian ilmiah.