JABARONLINE.COM - Kompetisi Liga Champions memasuki fase krusial dengan babak 16 besar yang akan menentukan langkah tim menuju perempat final. Arsenal dijadwalkan akan melakoni laga penentuan krusial di kandang mereka, Emirates Stadium.

Pertandingan leg kedua ini akan berlangsung pada Rabu (18/3/2026) dini hari WIB, di mana The Gunners harus tampil maksimal demi mengamankan keunggulan agregat. Atmosfer di London Utara diprediksi akan sangat panas mengingat pentingnya laga ini bagi ambisi Eropa mereka.

Hasil di pertemuan pertama memberikan sedikit peringatan bagi kubu London Utara tersebut. Arsenal nyaris menelan kekalahan saat bertandang ke BayArena dalam laga leg pertama sebelumnya.

Situasi sulit itu berhasil dihindari berkat penampilan tenang di menit-menit akhir pertandingan. Sebuah gol penalti krusial berhasil dieksekusi dengan baik oleh Kai Havertz.

Gol penalti tersebut menjadi penyelamat penting, memastikan skor akhir leg pertama berakhir imbang 1-1. Hasil imbang ini menjaga peluang Arsenal tetap terbuka lebar menjelang laga kandang.

Dilansir dari Beritasatu.com, duel leg kedua ini menjadi penentu nasib Arsenal di kompetisi elite Eropa musim ini. Mereka harus memanfaatkan keuntungan bermain di hadapan pendukung sendiri.

Kutipan mengenai hasil leg pertama menyebutkan bahwa Arsenal nyaris menelan kekalahan di BayArena sebelum akhirnya gol penalti Kai Havertz pada menit akhir menyamakan kedudukan. "Sebelumnya, pada leg pertama The Gunners nyaris menelan kekalahan di BayArena," demikian pernyataan yang disampaikan.

Lebih lanjut, mengenai dampak gol penalti tersebut, disebutkan bahwa hasil imbang 1-1 tersebut berhasil menjaga peluang tim asal London Utara itu tetap terbuka. "Namun, gol penalti Kai Havertz pada menit akhir memastikan skor imbang 1-1 sekaligus menjaga peluang tim asal London Utara itu tetap terbuka," ujar sumber berita tersebut.

Pertandingan ini menuntut fokus tinggi dari seluruh skuad Arsenal agar tidak memberikan celah bagi Bayer Leverkusen untuk mencetak gol tandang yang krusial. Kemenangan tipis pun sudah cukup untuk membawa mereka melaju lebih jauh dalam turnamen.