JABARONLINE.COM - Pemerintah Kabupaten Pinrang melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) terus mengintensifkan upaya pelayanan administrasi kependudukan bagi warga muda. Serangkaian kegiatan dilaksanakan untuk memastikan target kepemilikan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) tercapai tepat waktu.
Pada hari Kamis, 2 April 2026, fokus kegiatan Dukcapil diarahkan langsung ke lingkungan sekolah. Mereka menyelenggarakan program perekaman KTP-el secara mobile di UPT Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 8 Pinrang.
Langkah strategis ini merupakan implementasi nyata dari program "jemput bola" yang digalakkan oleh Dukcapil. Tujuannya adalah menghilangkan hambatan geografis dan administrasi bagi masyarakat, khususnya para pelajar.
Program ini secara spesifik menargetkan siswa yang sudah genap berusia 17 tahun atau mendekati usia wajib kepemilikan KTP-el. Dengan demikian, mereka tidak perlu lagi meninggalkan kegiatan belajar untuk datang ke kantor Dukcapil.
Tim teknis dari Dukcapil Kabupaten Pinrang tiba di lokasi dengan perangkat perekaman yang komprehensif. Proses yang dilakukan meliputi pengambilan foto digital, pencatatan sidik jari, serta pemindaian iris mata sesuai standar nasional.
Para peserta didik di UPT SMKN 8 Pinrang menunjukkan antusiasme tinggi terhadap layanan yang disediakan. Proses perekaman berjalan dengan sangat tertib dan lancar berkat koordinasi yang baik di lapangan.
Kegiatan ini turut mendapat pendampingan langsung dari Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan. Bapak Santoso Budi Sulistyo, S.Pd., M.Pd., turut mengawasi jalannya proses demi memastikan semua prosedur berjalan sesuai harapan.
Kepala Sekolah UPT SMKN 8 Pinrang menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif yang dilakukan oleh instansi pemerintah daerah tersebut. "Bapak Kepala Sekolah UPT SMKN 8 Pinrang Bapak ANASRUDDIN, S.Pd., M.Pd sangat mengapresiasi dan menyambut baik kegiatan ini karena sangat membantu peserta didik dalam memenuhi administrasi kependudukan," kata beliau.
Lebih lanjut, ANASRUDDIN, S.Pd., M.Pd, juga melihat kegiatan ini sebagai wujud nyata kolaborasi positif antarlembaga. "Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk sinergi antara instansi pemerintah dan dunia pendidikan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujarnya.
