JABARONLINE.COM – Wujud kepedulian terhadap kesehatan serta masa depan generasi muda kembali ditunjukkan melalui kegiatan khitanan massal yang digelar Grup Banjaran Putra Putri (GBPP 2) di Kampung Babakan Tarogong, Desa Baros, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Rabu (17/12/2025).

Kegiatan sosial yang sarat nilai kemanusiaan tersebut dihadiri Bupati Bandung HM Dadang Supriatna yang diwakili Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bandung, Ningning Hendasyah. Kehadiran pemerintah daerah menjadi simbol nyata sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam memperluas jangkauan pelayanan dasar, khususnya di bidang kesehatan sosial.

Dalam sambutannya, Ningning Hendasyah menyampaikan apresiasi dan rasa syukur kepada seluruh panitia serta pihak-pihak yang terlibat dalam pelaksanaan khitanan massal tersebut. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk kepedulian sosial yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Alhamdulillah, kami hadir mewakili Bapak Bupati Bandung. Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Ketua Pelaksana dan seluruh panitia. Kegiatan ini sangat membantu pemerintah daerah, khususnya Dinas Sosial, dalam memberikan pelayanan yang nyata kepada masyarakat,” ujar Ningning.

Ia menegaskan, khitanan massal memiliki makna yang lebih luas, tidak hanya dari sisi kesehatan anak, tetapi juga berkaitan dengan pembentukan karakter serta nilai keagamaan generasi penerus.

“Semoga anak-anak yang dikhitan tumbuh menjadi pribadi yang saleh, berbakti kepada orang tua, berakhlakul karimah, dan kelak mampu menjadi kebanggaan bagi keluarga, masyarakat, serta daerah,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Khitanan Massal GBPP 2, Gugum Ganjar Kartanegara, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bandung atas dukungan dan perhatian yang terus diberikan terhadap kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Bandung, khususnya kepada Kang DS, yang selalu hadir dan mendukung berbagai kegiatan sosial di tengah masyarakat,” ucap Gugum.

Ia berharap kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah daerah dapat terus diperkuat sebagai fondasi dalam membangun kesejahteraan bersama.