Jabaronline.com — Teater Diksatrasia, Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Pakuan, sukses menyelenggarakan kegiatan Gebyar Drama 2026 bertajuk “Sangkarasa: Menumbuhkan Rasa, Menyuarakan Jiwa” pada 14–15 Februari 2026 di Aula FKIP Universitas Pakuan, Kota Bogor.
Kegiatan ini menjadi wadah apresiasi seni pertunjukan sekaligus sarana penguatan literasi sastra dan budaya bagi siswa SMA/sederajat serta mahasiswa. Melalui kegiatan ini, PBSI FKIP Universitas Pakuan berupaya mendorong tumbuhnya kreativitas, kepekaan sosial, dan karakter generasi muda melalui media seni.
Rangkaian acara diawali dengan registrasi peserta, pembukaan resmi, laporan ketua pelaksana, sambutan Ketua Teater Diksatrasia, perwakilan sekolah, serta sambutan Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FKIP Universitas Pakuan, Roy Efendi, M.Pd. Pembukaan ditutup dengan penampilan kelompok Nyanyian Diksatrasia yang membawakan puisi Sajak Matahari karya W.S. Rendra dalam format musikalisasi puisi, yang menghadirkan suasana reflektif dan penuh makna.
Dalam sambutannya, Roy Efendi, M.Pd. menyampaikan apresiasi kepada panitia dan mahasiswa PBSI atas terselenggaranya kegiatan seni yang edukatif dan inspiratif.
“Gebyar Drama tidak hanya menjadi ruang ekspresi seni, tetapi juga sarana pembentukan karakter, kepemimpinan, serta peningkatan daya saing mahasiswa dan pelajar di bidang bahasa dan sastra,” ujarnya.
Gebyar Drama 2026 menghadirkan berbagai penampilan dari kelompok teater tingkat SMA/sederajat di wilayah Bogor dan sekitarnya, di antaranya:
- Teater BETA 5 (SMAN 5 Bogor) dengan pementasan Kutukan Topeng-topeng.
- Studi Teater Dramatika (SMA Pesat) melalui karya Parade Kosong.
- Kelompok Kebon Awi (SMAN 1 Ciomas) dengan musikalisasi puisi Aku Ingin Konser.
- Teater Ethnic Funlet (SMAN 1 Ciawi) dengan pementasan SangKuRiang.
- Teater Sembilan Tiga Puluh (SMA Boash) melalui karya Kapai-kapai.

Setiap kelompok menampilkan karya dengan kekuatan ekspresi, kreativitas, serta kedalaman pesan sosial dan budaya. Penampilan tersebut mendapat sambutan hangat dari para penonton yang memadati aula selama dua hari pelaksanaan kegiatan.
Ketua pelaksana kegiatan, Herawati Kusuma, mengatakan bahwa Gebyar Drama 2026 merupakan hasil kolaborasi antara panitia, mahasiswa, dosen, dan sekolah mitra.
.png)
.png)
