Leuwiliang – Menjelang arus mudik dan meningkatnya mobilitas masyarakat saat Lebaran, kondisi Jalan Setu di wilayah Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, dikeluhkan warga. Pasalnya, sejumlah titik jalan alternatif yang biasa digunakan untuk menghindari kemacetan di sekitar Pasar Leuwiliang mengalami kerusakan berupa lubang cukup dalam.

Kondisi tersebut semakin berbahaya ketika hujan turun. Lubang di badan jalan kerap tertutup genangan air sehingga tidak terlihat oleh pengendara yang melintas.

Salah seorang warga sekitar, mengatakan jalan tersebut sering dilalui pengendara sebagai jalur alternatif untuk menghindari kemacetan di kawasan Pasar Leuwiliang, terutama pada jam sibuk dan menjelang hari raya.

“Kalau hujan lubangnya ketutup air, jadi pengendara sering tidak sadar. Sudah beberapa kali ada motor yang hampir jatuh karena tidak kelihatan,” ujar Andi kepada wartawan, Senin (9/3/2026).

Menurutnya, menjelang Lebaran biasanya volume kendaraan meningkat karena banyak warga yang berbelanja kebutuhan hari raya di Pasar Leuwiliang. Kondisi jalan yang rusak dikhawatirkan dapat memicu kecelakaan lalu lintas.

“Ini kan jalur alternatif supaya tidak kena macet pasar. Tapi kalau jalannya rusak begini malah berbahaya. Kami berharap pemerintah segera memperbaiki sebelum Lebaran,” katanya.

Warga berharap Pemerintah Kabupaten Bogor melalui dinas terkait segera melakukan perbaikan atau setidaknya penambalan sementara agar jalan tersebut aman dilalui masyarakat.

Terlebih, dalam beberapa pekan ke depan aktivitas masyarakat diperkirakan meningkat seiring mendekatnya Hari Raya Idulfitri. ***