JABARONLINE.COM – Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Bandung (Bapenda), Erwan Kusuma Hermawan, menegaskan pentingnya inovasi dan digitalisasi dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bandung.

Hal tersebut disampaikan Erwan dalam Forum Perangkat Daerah Penyusunan Rancangan Rencana Kerja (Renja) Bapenda Tahun 2027 yang dirangkaikan dengan High Level Meeting (HLM) Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah di Sutan Raja Soreang, Kamis (26/2/2026).

Menurut Erwan, forum tersebut menjadi momentum strategis untuk menyusun dokumen perencanaan kerja yang lebih berkualitas, melalui masukan para pemangku kepentingan serta proses verifikasi oleh Bapperida.

“Sebagai perangkat daerah yang memiliki peran strategis dalam pengelolaan PAD, Bapenda dituntut terus meningkatkan kinerja penerimaan daerah melalui inovasi kebijakan, optimalisasi potensi pajak dan retribusi, serta penguatan sistem administrasi dan pengawasan,” ujar Erwan.

Ia menekankan, sejalan dengan kebijakan nasional terkait percepatan dan perluasan digitalisasi daerah, diperlukan komitmen bersama antara pemerintah daerah, perbankan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mengimplementasikan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah (ETPD).

Menurutnya, digitalisasi menjadi elemen penting dalam meningkatkan transparansi, akurasi data, serta kemudahan pelayanan kepada wajib pajak. Selain itu, sistem pembayaran non-tunai dinilai mampu mendorong peningkatan pendapatan daerah secara berkelanjutan.

“HLM ini menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendorong transformasi digital, baik dalam sistem pembayaran pajak dan retribusi daerah, integrasi sistem informasi, maupun optimalisasi kanal pembayaran non-tunai,” jelasnya.

Erwan mengakui, berbagai upaya optimalisasi penerimaan pajak daerah yang telah dilakukan Bapenda masih belum sepenuhnya sempurna. Karena itu, pihaknya terus berupaya melakukan pembenahan melalui intensifikasi dan ekstensifikasi pajak daerah, serta penguatan sistem digitalisasi.

Ia berharap, seluruh upaya yang dilakukan pada 2026 dapat berjalan selaras dan mendapat dukungan dari semua pihak demi mewujudkan pembangunan daerah yang lebih baik serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bandung.