Bogor - Seorang mahasiswa dari Institut Pertanian Bogor (IPB) menjadi sorotan setelah pengakuannya viral di media sosial. Dalam sebuah video yang beredar melalui akun Instagram @ipb_menfess, mahasiswa tersebut mengaku telah mengambil tiga unit laptop milik temannya dalam rentang waktu berbeda.
Mahasiswa berinisial A.M.S dengan NIM F3401221024 dari Departemen TIN angkatan 59, menyampaikan pengakuan terbuka atas perbuatannya. Dalam video tersebut, ia menyebut telah mengambil laptop milik Rio pada 4 Desember 2024, milik Moses pada 17 Oktober 2025, serta milik Hardiaz pada 16 Maret 2026.
A.M.S menjelaskan bahwa tindakannya dipicu oleh tekanan ekonomi akibat jeratan pinjaman online (pinjol) yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup atau lifestyle.
“Alasan saya mengambil tiga laptop tersebut adalah karena saya terikat dengan pinjol untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup saya,” ujarnya dalam video tersebut.
Dalam pernyataannya, Ali juga menyampaikan permohonan maaf kepada para korban. Ia mengaku telah mengembalikan satu unit laptop, serta berkomitmen untuk mengganti dua laptop lainnya yang telah dijual, sesuai dengan harga pembelian awal.
Selain itu, ia berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya di masa mendatang dan siap bertanggung jawab atas konsekuensi dari tindakannya.
Kasus ini menuai beragam reaksi dari warganet, terutama terkait maraknya pinjaman online yang dinilai dapat menjerat pengguna hingga melakukan tindakan nekat. Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak kampus terkait kasus tersebut. ***
