JABARONLINE.COM - Babak semifinal turnamen bulu tangkis bergengsi BWF Super 1000 All England 2026 menyajikan drama penuh ketegangan bagi kontingen Indonesia. Asa untuk meraih gelar bergengsi kembali harus tertunda setelah wakil ganda putra andalan gugur.
Pasangan Indonesia, Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin, mengakhiri perjuangan mereka di Utility Arena Birmingham, Inggris. Mereka menghadapi tantangan berat dari duet Korea Selatan yang tampil sangat solid.
Pertarungan sengit tersebut harus berakhir dengan kekalahan dua gim langsung bagi Raymond/Joaquin. Skor akhir menunjukkan keunggulan lawan dengan angka 19-21 dan 13-21.
Tantangan Berat Hadapi Real Madrid, Guardiola Tekankan Pentingnya Kesempurnaan Manchester City
Kekalahan ini secara otomatis memastikan bahwa Indonesia tidak akan memiliki wakil yang bertanding di partai puncak turnamen prestisius tersebut. Kepastian ini didapat pada Minggu dini hari, 8 Maret 2026 WIB.
Laga krusial tersebut mempertemukan mereka dengan Kim Won Ho dan Seo Sung Jae, pasangan Korea Selatan yang tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang di momen-momen krusial pertandingan.
"Ganda putra Indonesia Raymond Indra/Nikolaus Joaquin terhenti di babak semifinal All England 2026 setelah kalah dari pasangan Korea Selatan Kim Won Ho/Seo Sung Jae dengan skor 19-21 dan 13-21," dilansir dari Beritasatu.com.
Duel yang berlangsung di Utilita Arena Birmingham tersebut menjadi penutup kiprah Merah Putih di sektor ganda putra pada edisi All England tahun ini. Mereka gagal melangkah lebih jauh menuju babak penentuan juara.
"Pertandingan yang berlangsung di Utilita Arena Birmingham, Birmingham, Inggris, itu membuat Indonesia dipastikan tidak memiliki wakil di babak final turnamen bulu tangkis BWF Super 1000 tersebut," kata sumber berita tersebut.
Meskipun terhenti, penampilan Raymond/Joaquin patut diapresiasi mengingat ketatnya persaingan di level Super 1000. Mereka menunjukkan perlawanan signifikan, terutama pada gim pertama yang berlangsung ketat.
