JABARONLINE.COM - Pemerintah Kota Depok telah mengumumkan pembukaan resmi program Mudik Gratis menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H (tahun 2026), memberikan solusi transportasi yang aman dan terjangkau bagi warganya yang hendak kembali ke kampung halaman. Berbagai armada bus telah disiapkan untuk melayani perjalanan ke sejumlah kota tujuan yang telah ditetapkan oleh otoritas daerah. Antusiasme masyarakat terpantau tinggi sejak hari pertama program ini diluncurkan secara resmi.
Kepastian jadwal dan prosedur pendaftaran kini telah diumumkan, dengan penekanan bahwa proses registrasi tahun ini akan dilaksanakan secara luring atau offline di lokasi yang telah ditentukan. Keputusan untuk menggunakan sistem tatap muka ini bertujuan mempermudah petugas dalam memverifikasi kelengkapan dokumen calon peserta secara langsung. Pendaftaran secara resmi telah dimulai sejak Selasa, 3 Maret 2026, dan telah menarik banyak pemudik untuk segera mengamankan tempat mereka.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Depok, Ari Manggala Harahap, menjelaskan bahwa inti dari program ini adalah memfasilitasi perjalanan pulang kampung dengan standar keselamatan yang lebih baik. Selain itu, inisiatif ini secara spesifik ditujukan untuk mengurangi tingginya volume penggunaan sepeda motor untuk perjalanan antarprovinsi yang memiliki potensi bahaya signifikan.
Ari Manggala Harahap secara tegas mengimbau seluruh warga Depok untuk menghindari penggunaan sepeda motor sebagai moda transportasi utama mudik, berdasarkan evaluasi historis yang menunjukkan tingginya angka kecelakaan fatal pada kendaraan roda dua saat arus mudik. Ia menegaskan bahwa sepeda motor bukanlah peruntukan ideal untuk menempuh jarak perjalanan yang sangat jauh, sehingga risiko kecelakaan bagi pemudik menjadi sangat besar.
Sebagai terobosan inovatif, Pemkot Depok juga menyediakan fasilitas pendukung berupa layanan angkut sepeda motor secara gratis untuk para peserta program ini. Konsepnya adalah penumpang akan diantar menggunakan bus yang aman, sementara motor pribadi mereka akan diangkut terpisah menggunakan truk atau moda kargo lainnya tanpa dipungut biaya tambahan. Fasilitas ini memastikan pemudik tetap bisa menggunakan kendaraannya setibanya di destinasi.
Bagi masyarakat yang berminat memanfaatkan layanan mudik gratis ini, mereka diwajibkan menyiapkan dokumen penting seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK), serta Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) jika hendak menyertakan motor. Pendaftaran offline dilaksanakan langsung di posko yang telah disiapkan, khususnya di area Stasiun Depok Baru, sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh Dishub.
Rute perjalanan yang dilayani dalam program Mudik Gratis Lebaran 2026 ini telah terperinci, mencakup berbagai kota tujuan favorit para pemudik. Warga disarankan untuk segera mempersiapkan administrasi yang dibutuhkan dan mendatangi lokasi pendaftaran secepatnya mengingat tingginya minat masyarakat sejak pembukaan pada 3 Maret 2026.
