JABARONLINE.COM - Umat Islam di Kota Palembang kini dapat mempersiapkan diri menyambut ibadah puasa dengan panduan waktu yang akurat untuk hari Kamis, 5 Maret 2026. Tanggal tersebut bertepatan dengan perhitungan hari ke-15 dalam bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Informasi jadwal imsakiyah ini sangat krusial sebagai acuan utama dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah selama bulan penuh berkah tersebut.

Berdasarkan data resmi yang dirilis oleh Kementerian Agama Republik Indonesia, waktu imsak telah ditetapkan dengan perhitungan sepuluh menit sebelum azan Subuh berkumandang. Sementara itu, waktu untuk mengakhiri puasa atau berbuka puasa ditetapkan tepat setelah masuknya waktu salat Magrib. Ketentuan waktu ini menjadi standar baku yang harus dipatuhi oleh seluruh Muslim di wilayah Palembang.

Kementerian Agama telah menyusun secara komprehensif jadwal imsakiyah untuk seluruh wilayah Indonesia sepanjang bulan Ramadhan 1447 H. Publikasi ini bertujuan untuk memberikan kepastian waktu yang seragam dan dapat dipertanggungjawabkan secara syariat. Panduan ini memastikan umat dapat mengatur aktivitas sahur dan berbuka secara tertib.

Secara spesifik untuk Palembang pada hari Kamis, 5 Maret 2026 (15 Ramadhan 1447 H), waktu imsak dijadwalkan pukul 04.43 WIB. Kemudian, waktu Subuh akan tiba pada pukul 04.53 WIB, dan umat dapat melaksanakan ibadah Magrib serta berbuka puasa pada pukul 18.20 WIB. Informasi ini bersumber langsung dari situs resmi bimasislam.kemenag.go.id.

Bagi warga Palembang yang ingin memiliki referensi jadwal sepanjang bulan penuh berkah ini, tautan resmi telah disediakan untuk mengakses jadwal imsakiyah lengkap Kota Palembang Ramadhan 2026. Ketersediaan jadwal rinci ini memudahkan perencanaan kegiatan harian, mulai dari sahur hingga persiapan berbuka puasa. Hal ini mendukung kekhusyukan beribadah.

Sebelum memasuki waktu imsak, setiap Muslim diwajibkan untuk melafalkan niat puasa. Berikut adalah bacaan niat puasa Ramadhan yang harus diucapkan: "Nawaitu shauma ghadin ‘an adaa’i fardhi syahri Ramadhana hadzihis sanati lillahi ta’ala." Lafal ini menegaskan komitmen menjalankan kewajiban puasa Ramadhan tahun ini semata-mata karena Allah SWT.

Setelah seharian menahan lapar dan dahaga, doa berbuka puasa juga menjadi momen penting yang dianjurkan untuk diamalkan. Doa yang umum dibaca adalah: "Allahummalakasumtu wabika aamantu wa’alarizqika afthortu birohmatikaya ar-hamarrahimin." Doa ini merupakan ungkapan syukur atas nikmat berbuka puasa yang dianugerahkan oleh Allah Yang Maha Penyayang.

Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber Referensi: Infonasional. Kami menggunakan teknologi AI untuk menyajikan informasi ini kembali.