Pasar logam mulia di Jakarta kembali menunjukkan pergerakan yang cukup dinamis pada pembukaan perdagangan awal pekan ini. PT Aneka Tambang (Antam) secara resmi merilis daftar harga terbaru untuk komoditas perak yang menunjukkan tren penguatan signifikan. Kenaikan harga ini menjadi angin segar bagi para investor yang memantau pergerakan aset aman di pasar domestik.
Berdasarkan data terbaru dari laman resmi Logam Mulia, harga perak Antam tercatat mengalami lonjakan sebesar Rp 1.100 per gram. Saat ini, harga jual perak berada di posisi Rp 54.250 per gram, meningkat cukup tajam dari angka sebelumnya. Pada penutupan perdagangan sebelumnya, harga komoditas ini masih tertahan di level Rp 53.150 per gram.
Kenaikan harga perak ini tidak terjadi secara mandiri melainkan bergerak selaras dengan tren penguatan harga emas Antam. Sebagai komoditas yang sering kali bergerak beriringan, emas juga dilaporkan mengalami apresiasi nilai pada hari yang sama. Fenomena ini mencerminkan sentimen positif yang tengah melanda sektor logam mulia di pasar nasional saat ini.
Laporan pergerakan harga ini dipantau langsung dari Jakarta pada hari Senin (23/2/2025) melalui sistem pemutakhiran data resmi perusahaan. Para pelaku pasar dapat mengakses informasi secara real-time untuk menentukan strategi investasi mereka dalam jangka pendek maupun panjang. Ketepatan data dari laman Logam Mulia tetap menjadi acuan utama bagi seluruh transaksi perdagangan fisik.
Lonjakan harga sebesar Rp 1.100 ini dianggap cukup berpengaruh bagi pergerakan harian komoditas perak di tanah air. Banyak investor mulai melirik perak sebagai alternatif investasi selain emas karena nilai unitnya yang relatif lebih terjangkau. Kenaikan yang konsisten di awal pekan ini berpotensi memicu peningkatan volume transaksi di berbagai butik emas Antam.
Meskipun harga perak cenderung memiliki volatilitas yang berbeda dengan emas, pergerakan hari ini menunjukkan stabilitas yang kuat di zona hijau. Fluktuasi harga semacam ini sangat dipengaruhi oleh kondisi ekonomi makro serta permintaan industri terhadap logam putih tersebut. Antam terus berkomitmen menyediakan produk logam mulia dengan standar kemurnian tinggi bagi masyarakat Indonesia.
Secara keseluruhan, kenaikan harga perak hari ini memberikan sinyal positif bagi prospek instrumen investasi logam mulia di masa mendatang. Dengan harga yang kini menyentuh Rp 54.250 per gram, perak semakin mengukuhkan posisinya sebagai aset lindung nilai yang sangat menarik. Masyarakat diimbau untuk terus memantau perkembangan harga secara berkala guna mengoptimalkan keuntungan portofolio mereka.
Sumber: Beritasatu
.png)
.png)
