JABARONLINE.COM - Tunggal putri andalan Indonesia, Putri Kusuma Wardani, mengakhiri perjalanannya di ajang Swiss Open 2026 dengan posisi runner-up. Kepastian ini didapat setelah ia menghadapi laga final yang cukup berat di Swiss.
Pertandingan puncak turnamen tersebut diselenggarakan di St Jakobshalle, Basel, pada hari Minggu, tanggal 15 Maret 2026. Putri KW berhadapan langsung dengan lawan tangguh dari Thailand.
Lawannya di partai puncak adalah Supanida Katethong, yang pada turnamen kali ini berstatus sebagai unggulan ketujuh. Pertarungan ini menjadi penentu siapa yang akan membawa pulang gelar juara.
Tantangan Berat Hadapi Real Madrid, Guardiola Tekankan Pentingnya Kesempurnaan Manchester City
Sayangnya, Putri KW yang turun dengan status unggulan pertama tidak mampu mengamankan kemenangan. Ia harus menyerah dalam pertarungan dua gim langsung tanpa perlawanan berarti.
Skor akhir menunjukkan dominasi lawan dengan angka 11-21 dan 15-21 untuk keunggulan Supanida Katethong. Hasil ini tentu menjadi evaluasi penting bagi tim bulu tangkis Indonesia.
Dilansir dari Beritasatu.com, penampilan Putri KW di Basel kali ini membuatnya gagal keluar dari tekanan yang diberikan oleh lawannya. Tekanan tersebut terlihat signifikan sejak gim pertama dimulai.
Kekalahan ini juga berdampak pada rekor pertemuan antara kedua pemain tersebut. Rekor pertemuan kini kembali berpihak kepada wakil dari Negeri Gajah Putih tersebut.
Mengenai hasil pertandingan tersebut, "Tunggal putri andalan Indonesia, Putri Kusuma Wardani, harus puas menempati podium kedua dalam ajang Swiss Open 2026," demikian keterangan yang disampaikan mengenai posisi akhir Putri KW, dilansir dari Beritasatu.com.
Lebih lanjut mengenai jalannya pertandingan final, "Putri KW turun sebagai unggulan pertama, menyerah dua gim langsung dengan skor 11-21 dan 15-21," menurut laporan perkembangan pertandingan final tersebut.
