JABARONLINE.COM - Pelaksanaan Tes Bakat Skolastik (TBS) untuk program Beasiswa Garuda 2026 dijadwalkan akan segera bergulir pada pertengahan bulan April mendatang. Tes ini merupakan tahapan penting bagi seluruh peserta yang telah berhasil melewati seleksi administrasi awal.

TBS dirancang khusus untuk mengukur potensi akademik dan kemampuan belajar para calon penerima beasiswa tersebut. Hasil tes ini akan menjadi salah satu indikator utama mengenai prospek keberhasilan mereka jika diberikan kesempatan studi lebih lanjut.

Informasi mengenai materi dan jadwal pelaksanaan TBS ini telah diumumkan secara resmi kepada publik. Para calon peserta diimbau untuk segera mempersiapkan diri sebaik mungkin.

"Cek materi dan jadwal TBS Beasiswa Garuda di sini yuk!" merupakan ajakan yang disampaikan sehubungan dengan pengumuman ini. Ajakan ini dilansir dari postingan resmi Beasiswa Garuda RI dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).

Detail lebih lanjut mengenai teknis pelaksanaan TBS akan dikomunikasikan secara personal kepada setiap calon penerima beasiswa. Pengumuman ini dijadwalkan akan dikirimkan melalui akun pendaftaran masing-masing peserta serta melalui surat elektronik (e-mail).

Salah satu aspek krusial dalam pelaksanaan TBS tahun ini adalah kewajiban penggunaan sistem dua perangkat atau dual device. Hal ini bertujuan untuk memastikan integritas pelaksanaan ujian berjalan dengan baik dan diawasi secara efektif.

Koneksi internet yang stabil juga menjadi syarat mutlak yang harus dipenuhi oleh setiap peserta, baik untuk perangkat utama maupun perangkat pendukung pengawasan. Ketentuan ini berlaku untuk memastikan tidak ada hambatan teknis selama proses tes berlangsung.

Perangkat utama, yaitu satu unit desktop PC, all in one, atau laptop, harus digunakan untuk mengakses aplikasi ujian yang telah disediakan. Spesifikasi teknis untuk perangkat ini perlu diperhatikan oleh peserta sebelum hari pelaksanaan.

Sementara itu, perangkat kedua, berupa telepon genggam (HP) atau perangkat lain seperti tablet, berfungsi untuk mengakses platform Zoom bersama pengawas ujian. Perangkat kedua ini wajib memiliki kamera depan dan belakang yang berfungsi optimal.