JABARONLINE.COM - Manchester City menghadapi kenyataan pahit setelah menelan kekalahan telak 0-3 dari Real Madrid dalam pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Laga yang berlangsung pada Kamis (12/3/2026) dini hari WIB tersebut meninggalkan pekerjaan rumah yang sangat besar bagi skuad The Citizens.

Kekalahan ini terjadi saat City melawat ke markas besar Real Madrid, Stadion Santiago Bernabeu, yang terkenal angker bagi tim-tim tamu. Hasil ini tentu menjadi pukulan telak bagi ambisi City untuk melaju lebih jauh di kompetisi elite Eropa tersebut.

Manajer Manchester City, Pep Guardiola, menyampaikan pengakuan yang cukup gamblang mengenai posisi timnya pasca pertandingan tersebut. Ia tampak realistis mengenai prospek kelanjutan timnya di turnamen ini.

Dilansir dari Beritasatu.com, Guardiola mengakui bahwa peluang timnya untuk bisa lolos ke babak perempat final Liga Champions kini dianggap sangat kecil. Hal ini merupakan evaluasi jujur dari pelatih asal Spanyol tersebut.

"Peluang timnya untuk melaju ke babak perempat final kini 'tidak banyak'," ujar Pep Guardiola, merujuk pada situasi sulit yang dihadapi Manchester City.

Meskipun mengakui sulitnya situasi, Guardiola menegaskan bahwa semangat juang para pemainnya tidak boleh padam. Ia menekankan pentingnya untuk terus berjuang hingga peluit akhir pertandingan kedua.

"Meski begitu, pelatih asal Spanyol tersebut menegaskan bahwa menyerah bukanlah pilihan bagi skuad The Citizens," kata Pep Guardiola, menegaskan komitmen timnya.

City kini dihadapkan pada tugas monumental untuk membalikkan defisit tiga gol tanpa balas di pertemuan kedua. Mereka harus menunjukkan performa luar biasa untuk bisa melewati hadangan agresivitas Madrid.

Kekalahan 0-3 ini sangat disorot media sebab biasanya Manchester City mampu mendominasi jalannya pertandingan. Namun, dalam laga kali ini, agresivitas Real Madrid sejak awal laga sulit untuk diredam oleh The Citizens.